Showing posts with label Teknik Informatika. Show all posts
Showing posts with label Teknik Informatika. Show all posts

Congestion Control

No Comments





1. Congestion  (kemacetan)
      Congestion bisa diartikan macet atau perlambatan. Maksudnya, congestion merupakan perlambatan yang terjadi pada jalu paket-paket data. Kondisi ini di akibatkan ketika sebuah network yang besar mempunyai beban yang banyak dan mengakibatkan performansi menurun/lambat dengan kata lain jumlah pengiriman data melebihi kapasitas router yang ada. Hal ini dapat di analogikan seperti berikut , ketika kecepatan data dari suatu pengirim lebih tinggi dari pada yang lain maka pengirim yang mempunyai kecepatan lebih rendah mengalami kongesti.


Congestion  pada lalulintas jaringan disebabkan oleh :

1. Terlalu banyak host dalam sebuah broadcast domain. 
Host artinya alat yang terhubung ke jaringan yang bisa menerima dan mengirimkan informasi dari dan ke alat lainnya dalam jaringan tersebut. Broadcast domain adalah kumpulan dari alat-alat di sebuah segmen jaringan yang ( harus ) menerima paket broadcast yang dikirim oleh alat-alat yang lain dalam segmen jaringan tersebut.

2. Broadcast Storm
Terjadi karena semua alat mengirimkan paket broadcast ke seluruh alat-alat yang lain melalui jaringan. Semakin banyak host maka semakin besar broadcat storm.

3. Multicasting
Jika dalam satu jaringan terdapat banyak komputer di mana setiap komputer  mengakses beberapa halaman web bervolume tinggi dalam satu waktu yang sama maka besar kemungkinan akan terjadi Congestion Bandwith yang kecil. Jalur yang kecil akan membuat lalu lintas jaringan akan mudah padat jika di lewati oleh banyak data dalam satu periode.

4. Data Collision
 yaitu tabrakan data. Collision Domain, yaitu suatu kondisi network dimana sebuah alat mengirimkan paket data ke sebuah segmen network, yang kemudian memaksa semua alat lain yang ada di segmen jaringan tersebut untuk memperhatikan paketnya. Pada saat yang bersamaan alat yang berbeda mencoba untuk mengirimkan paket yang lain, yang mengakibatkan tabrakan (collision), paket yang dikirim menjadi rusak akibatnya semua alat harus melakukan pengiriman ulang paket. Sebuah kondisi yang tidak efisien.

5. Bandwith yang kecil
Media jaringan yang mempunya bandwith kecil sehingga tidak seimbang dengan banyaknya lalulintas data yang terjadi sehingga mengakibatkan overload.

Efek  Congestion

1.      Paket data yang tiba langsung disimpan pada buffer  masukan.
2.      Terbentuk routing
3.      Mampu membuang paket
4.      Paket bergerak ke buffer keluaran
5.      paket paket antri untuk dipancarkan keluar.
6.      Mampu menyebarkan congestion melalui jaringan
7.      Paket-paket data tersebut mengkondisikan seperti antrian yang siap untuk menjadi output.


2.  Jaringan   Data

         Jaringan data merupakan sekumpulan jalur  telekomunikasi dan peralatan switching   / pertukaran yang dapat memungkinkan berlangsungnya pengiriman data secara fisik. Tugas dari jaringan data yang terpenting adalah melakukan pertukaran dengan cepat dan benar diantara terminal-terminal dan sistem komputer.

Komponen jaringan data

Host atau node, yaitu sistem komputer yang berfungsi sebagai sumber atau penerima dari data yang dikirimkan. Node ini dapat berupa:

Server : komputer tempat penyimpanan data dan program-program aplikasi yang digunakan dalam                   jaringan,
Client : komputer yang dapat mengakses sumber daya (berupa data dan program aplikasi) yang ada                 pada server,
Shared pheriperal : peralatan-peralatan yang terhubung dan digunakan dalam jaringan (misalnya,                                        printer, scanner, harddisk, modem, dan lain-lain).
Link, adalah media komunikasi yang menghubungkan antara node yang satu dengan node lainnya.                         Media ini dapat berupa saluran transmisi kabel dan tanpa kabel,
Software (Perangkat Lunak), yaitu program yang mengatur dan mengelola jaringan secara keseluruhan. Termasuk di dalamnya sistem operasi jaringan yang berfungsi sebagai pengatur komunikasi data dan periferal dalam jaringan.

3.  Pengendali Kemacetan  / Conggestion Control
Congestion control digunakan untuk menangani terjadinya kemacetan. Terjadinya kemacetan bisa diterangkan lewat uraian berikut. Pada dasarnya, sebuah jaringan packet-switched adalah jaringan antrian. Pada masing-masing node, terdapat sebuah antrian paket yang akan dikirimkan ke kanal tertentu. Apabila kecepatan datangnya suatu paket dalam sebuah antrian lebih besar dibandingkan kecepatan pentransferan paket,maka akan muncul efek bottleneck. Apabila antrian makin panjang dan jumlah node yang menggunakan kanal juga bertambah, maka kemungkinan terjadi kemacetan sangat besar. Permasalahan yang serius yang diakibatkan efek congestion adalah deadlock , yaitu suatu kondisi di mana sekelompok node tidak bisa meneruskan pengiriman paket karena tidak ada buffer yang tersedia.

4.  Cara mengatasi congestion / kemacetan
Salah satu yang menyebabkan congestion adalah kelebihan beban dalam jaringan, dan cara mengatasinya dapat dilakukan dengan dua kemungkinan yaitu :

1. Melakukan segmentasi jaringan.
Karena kita tidak mungkin mengurangi komputer yang harus terkoneksi ke jaringan jadi langkah rasional yang bisa dilakukan adalah membagi beberapa host-host ke dalam beberapa segmen jaringan tersendiri.
2.Menyesuaikan dengan situasi jaringan.
3. Router disisipkan diantara segmen–segmen network
   Router digunakan untuk menghubungkan dua atau lebih network dan bertugas sebagai perantara dalam menyampaikan data antar network. Kita bisa menggunakan jenis router yang dedicated seperti router buatan perusahaan Cisco atau router jenis nondedicated seperti Pc Router (jenis komputer lama yang difungsikan sebagai router dengan menambah interface padanya menjadi dua interface).

Cara lainnya yaitu:
Beberapa teknik berikut dapat digunakan untuk mengatasi Congestion: 
  -   End-system flow control 
Ini bukan skema kontrol kongesti tetapi cara untuk menjaga agar sender tidak mengirimkan paket berlebih kepada receiver.

  -   Network congestion control 
Mekanisme ini hampir sama dengan end-to-end flowcontrol tetapi difokuskanuntuk mengurangi kongesti pada jaringan, bukan pada receiver.

   -   Network-based congestion avoidance
Pada skema ini, router mendeteksi kemungkinan terjadinya kongesti sehingga router  memperkecil paket yang dikirim sebelum antrian menjadi penuh.



Source: http://nurlinaamik.blogspot.com/2014/06/congestion-pada-jaringan-data.html

Intelligent System

No Comments

Intelligent System


Konsep Dasar Intelligent System/ Artificial Intelligent
Pengertian Intelligent System (AI) / Kecerdasan Buatan
merupakan salah satu cabang ilmu computer yang mempelajari bagaimana cara membuat sebuah mesin cerdas, yaitu mesin yang mempunyai kemampuan untuk belajar dan beradaptasi terhadap sesuatu.


Tujuan dari riset-riset Intelligent System (AI) / Kecerdasan Buatan adalah bagaimana membuat sebuah mesin bisa berfikir sama halnya dengan manusia yang bisa berfikir. AI digunakan untuk menjawab problem yang tidak dapat diprediksi dan tidak bersifat algoritmik atau prosedural. Sampai saat ini, para peneliti di bidang AI masih banyak menyimpan pekerjaan rumah mereka disebabkan kompleksitas penelitian di bidang Intelligent System (AI) / Kecerdasan Buatan serta faktor dukungan teknologi untuk merealisasikannya. Karena area cakupan yang luas, Intelligent System (AI) / Kecerdasan Buatan dibagi lagi menjadi subsub bagian di mana sub-sub bagian tersebut dapat berdiri sendiri dan juga dapat saling melengkapi satu dengan lainnya.

4 Dasar Kategori di Konsep dasar AI(Kecerdasan Buatan)
Berikut ini adalah 4 dasar dari kategori konsep AI yaitu :

1. Acting Humanly
Acting humanly ialah system yang melakukan pendekatan dengan menirukan tingkah laku seperti manusia yang dikenalkan pada tahun 1950 degan cara kerja pengujian melalui teletype yaitu jika penguji (integrator) tidak dapat membedakan yang mengintrogasai antara manusia dan computer maka computer tersebut dikatakan lolos(menjadi kecerdasan buatan).

2. Thinking Humanly
Yaitu system yang dilakukan dengan cara intropeksi yaitu penangkapan pemikiran psikologis
Manusia pada computer,hal ini sering diujikan dengan neuron ke neuron lainnya atau sel otak 
dengan sel otak lainnya cara pembelajarannya yaitu melalui experiment-experimen.

3. Thinking Rationaly
Ini merupakn system yang sangat sulit ,karena sering terjadi kesalah dala, prinsip dan prakteknya,system ini dikenal dengan penalaran komputasi.

4. Actng Rationaly
Yaitu system yang melakukan aksi dengan cara menciptakan suatu robotika cerdas yang menggantikan tugas manusia.

Disiplin Ilmu AI
Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa AI merupakan salah satu cabang Ilmu Komputer. Tapi karena kompleksitas area AI maka dibuat sub-sub bagian yang dapat berdiri sendiri dan dapat saling bekerja sama dengan sub bagian lain atau dengan disiplin ilmu lain. Berikut ini beberapa cabang ilmu sub bagian dari AI :

1. Natural Languange Processing (NLP)
Natural Languange Processing (NLP) atau Pemrosesan Bahasa Alami, merupakan salah satu cabang AI yang mempelajari pembuatan sistem untuk menerima masukan bahasa alami manusia. Dalam perkembangannya, NLP berusaha untuk mengubah bahasa alami komputer (bit dan byte) menjadi bahasa alami manusia yang dapat kita mengerti. NLP merupakan ilmu dasar yang dapat dijadikan jembatan untuk membuat komunikasi antara mesin dengan manusia.

2. Expert System (ES)
Expert System (ES) atau Sistem Pakar, merupakan salah satu cabang AI yang mempelajari pembuatan sebuah sistem yang dapat bekerja layaknya seorang pakar. ES dapat menyimpan pengetahuan seorang pakar dan memberikan solusi berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya tadi. ES juga merupakan salah satu cabang AI yang sering melakukan kerja sama dengan disiplin ilmu lain karena sifatnya yang dapat menyimpan pengetahuan.

3. Pattern Recognition (PR)
Pattern Recognition (PR) atau Pengenalan Pola, merupakan salah satu cabang AI yang mempelajari pembuatan sebuah sistem untuk dapat mengenali suatu pola tertentu. Misalnya sistem PR untuk mengenali huruf dari tulisan tangan, walaupun terdapat perbedaan penulisan huruf A dari masing-masing orang tetapi PR dapat mengenali bahwa huruf tersebut adalah huruf A. Beberapa aplikasi dari PR antara lain : voice recognition, Fingerprint Identification, Face Identification, Handwriting Identification, Optical Character Recognition, Biological Slide Analysis, Robot Vision dan lainnya.

4. Robotic
Robotic atau Robotika, merupakan salah satu cabang AI yang menggabungkan cabangcabang AI yang lain termasuk ketiga cabang di atas untuk membentuk sebuah sistem robotik. Keempat cabang AI di atas merupakan cabang umum yang banyak dipelajari, masih banyak cabang-cabang AI yang lainnya. Seiring perkembangan riset dalam AI, dapat dimungkinkan akan muncul cabang-cabang baru yang melengkapi unsur AI sehingga AI menjadi sebuah sistem lengkap dan akan mencapai goal-nya yang sampai sekarang masih belum sempurna.

Contoh-contoh Aplikasi AI
Berikut ini beberapa contoh-contoh aplikasi AI yang sudah diterapkan dan memberikan sumbangsih yang cukup diperhitungkan dalam kemajuan teknologi. Kebanyakan aplikasi AI yang banyak dipakai diambil dari bidang Expert System, diantaranya adalah :

a. Bidang Pertanian
Pada bidang Pertanian, dibuat Expert System untuk memprediksi kerusakan pada jagung yang disebabkan oleh ulat hitam dan memberikan konsultasi untuk mendiagnosa kerusakan pada kacang kedelai dengan menggunakan pengetahuan tentang gejala kerusakan dan lingkungan tanaman.

b. Bidang Kimia
Pada bidang Kimia, dibuat Expert System untuk menganalisa struktur DNA dari pembatasan segmentasi data enzim dengan menggunakan paradigmagenerate & test.

c. Bidang Sistem Komputer
Pada bidang Sistem Komputer, dibuat Expert System untuk membantu operator komputer untuk monitoring dan mengontrol MVS (multiple virtual storage) sistem operasi pada komputer mainframe IBM.

d. Bidang Elektronik
Pada bidang Elektronik, dibuat Expert System untuk mengidentifikasi masalah pada jaringan telepon, Expert System untuk simulasi perancangan DLC (digital logic circuits) dan mengajari pelajar bagaimana cara mengatasi masalah pada sirkuit elektronik.

e. Bidang Hukum
Pada bidang Hukum, dibuat Expert System untuk membantu para auditor profesional dalam mengevaluasi potensi kegagalan pinjaman klien berdasarkan sejarah pinjaman, status ekonomi, kondisi piutang.

f. Bidang Militer
Pada bidang Militer, dibuat Expert System untuk membantu menganalisa perkiraan situasi pertempuran, memberikan interpretasi taktik laporan sensor intelijen dan memberikan rekomendasi alokasi senjata kepada komandan militer pada saat situasi perang.


Referensi :

http://irpantips4u.blogspot.co.id/2012/12/konsep-dasar-artificial-intelligence-ai.html
http://seadanyaajalah.blogspot.co.id/2016/10/intelligent-system_55.html
https://anggarranawijaya.blogspot.com/2017/01/intelligent-system.html

  

OSI Layer

No Comments
Fungsi OSI Layar: mengupayakan membuat sistem jaringan komputer yang menunjang interoperatibilitas anatar pemasuk yang berbeda sehingga memudahkan perangkat dari vendor yg berbeda bisa berkomunikasi.

Fungsi Layer OSI
1. Psycal Layer : 
mendefinisikan media transmisi jaringan, metode persinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (spt: hub,  bridge, repeater, dat switch).

2. Data Link Layer:
mengelompokan bit'' data menjadi sebuah frame

3. Network Layer:
  mendefinisikan alamat IP, lalu membuat header tiap paket data dan melakukan routing dengan internet networking  menggunakan router dan switch layer3.

4. Transport Layer:
 memecah data menjadi sebuah paket data dan memberikan penomoran secara urut sehingga dapat dengan mudah tersusun  ditempat tujuan pada waktu diterima,

5. Sesion Layer:
mendefinisikan sebuah koneksi  terbuat, dijaga/ terhapuskan.

6. Presentation Layer
mentranslasi data yang akan di transmisikan aplikasi kedalam format yang sesuai dengan transmisi data jaringan

7. Application Layer
Antar muka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan,




Perbedaan Thread dan Proses

No Comments



Beberapa pengertian proses:

-Proses adalah program yang sedang di eksekusi .
-Proses adalah unit kerja terkecil yang secara individu memiliki sumberdaya dan di jadwalkan oleh SI
- Merupakan konsep pokok  dalam sistem informasi, sehingga masalah manajemen proses adalah masalah utama dalam perancangan sistem operasi 
-Peran SO dalam proses yaitu mengelola semua proses di sistem dan mengalokasikan sumberdaya ke proses tsb.


Thread
adalah unit dasar dari penggunaan CPU, yang terdiri daroi thread Id, Program Counter, Register Set dan Stack. Sebuah thread berbagi kode section, data section, dan sumber daya SO dengan thread lain yang dimiliki oleh proses yang sama . Thread juga sering disebut Light Weight Process.


Perbedaan Thread dan Proses
1. Pembentukan thread membutuhkan  waktu yg lebih sedikit dari pada pembentukan proses
2. Membutuhkan waktu sedikit untuk mengakhiri thread dari pada proses
3. Lebih mudah dan cepat untuk melakukan Switch antar thread  dari pada switch antar proses
4. Thread menggunakan secara bersama'' alamat dari proses yang menciptakanya , proses memiliki alamat ruang sendiri''
5. Thread hampir tidak memiliki overhead, sedangkan proses memiliki
SISTEM BILANGAN DAN KONVERSI BILANGAN

SISTEM BILANGAN DAN KONVERSI BILANGAN

No Comments



  1. System bilangan
System bilangan merupakan tata aturan atau susunan dalam menentukan nilai suatu bilangan antara lain system decimal , biner ,hexa desimal, dan oktal
  

   * Beberapa system bilangan :
  • Bilangan desimal
Bilangan desimal adalah bilangan yang memiliki basis 10
bilangan tersebut adalah 0.1.2.3.4.5.6.7.8.9 (r=10)

  •  bilangan biner
bilangan biner adalah bilangan yang memiliki basis 2
bilangan tersebut adalah 0 dan 1 (r=2)

  •  bilangan octal adalah bilangan yang memiliki basis 8
bilangan tersebut adalah 0.1.2.3.4.5.6.7 (r=8)

  •  bilangan hexa decimal
bilangan hexa decimal adalah bilangan yang memiliki basis 16
bilangan itu adalah 0.1.2.3.4.5.6.7.8.9.A.B.C.D.E.F( r=16)


   2.  konversi bilangan

  •  konversi bilangan decimal ke bilangan biner
nilai bilangan decimal dibagi dengan 2 , pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan biner dari nilai decimal




contoh :
ubah bilangan decimal 9 ke bentuk bilangan biner

jawab = 9:2= 4 1
4:2= 2 0
2:2= 1 0


  •  Konversi bilangan biner ke bilangn decimal
Setiap urutan nilai bilangan biner di jumlahkan dengan terlebih dahulu nilai biner

Contoh :
ubah bilengan biner 1001 ke dalam bilangan decimal

1001(2)= . . . (10)

=(1*23 )+ (0*22) +(0*21) +(1*20)
=9

Adapun contoh contoh lain mengenai konversi bilangan decimal ke biner ataupun sebaliknya

11(10) = … (2)
15(10) =…. .(2)
10011(2 ) =… .(10)
100011(2) =… (10)

Jawab
11(10) = ….(2)
11:2=5 sisa 1
5:2=2   sisa 1 dibaca 1011
2:2=1   sisa 0



15(10)= …..(2)
15:2=7 sisa1
7:2= 3  sisa1 dibaca 1111
3:2= 1  sisa1


110011 (2) = … (10)
=(1*25)+(1*24)+(0*23)+(0*22)+(1*21)+(1*20)
=32+16+0+0+2+1
=51

100011 (2) =……..(10)
=(1*25)+(0*24)+(0*23)+(0*22)+(1*21)+(2*20)
=32+0+0+0+2+1
=35

  •  Konversi bilangan decimal ke bilangan oktal
Nilai bilangan decimal dibagi dengan 8 , pembacaan nilai akhir hasil pembagian dan urutan sisa hasil pembagian adalah bentuk bilangan octal dari nilai decimal

  • Konversi bilangan heksadesimal ke bilangan decimal
Setiap urutan nilai bilangan heksa dihumlahkan dengan terlebih dahulu nilai heksa tersebut dikalikan denang bobot bilangan heksa decimal masing masing

Contoh :
Ubah bilangan heksa 9AF ke dalam bilangan decimal .

Jawab :
9AF = (9*162)+(A*161)+(F*160)
=(9*256)+(10*16)+(15*1)
=2304+160+15
=2479

  •  Konversi bilangan octal ke bilangan biner
Setiap digit bilangan octal dapat di presentasikan ke dalam 3 digit bilangan biner setiap digit bilangan octal diubah secara terpisah

Contoh :
Ubahlah bilangan octal 3527 kedalam bilagnan biner

3 5 2 7 = 011101010111
011 101 010 111




Constanta
1/4 1/2 1/1




  •  Konversi bilangan heksa decimal ke dalam bilangan biner
Setiap digit bilangan heksa dapat di presentasikan ke dalam 4 digit bilangan biner . setiap digit bilangan heksa dibah secara terpisah


Contoh
Ubalah bilangan heksa 2 ac ke dalam bilangan biner

2 A C =001010101100
0010 1010 1100

Constanta
1/8 1/4 1/2 1/1
Menjumlahkan Deret

Menjumlahkan Deret

No Comments
Buatlah sebuah algoritma untuk menghitung jumlah deret dengan N buah suku sebagai berikut :

S = 1 - 1/2 + 1/4 - 1/6 + 1/8 - 1/10 + 1/12 - 1/14 + ...

Analisis :

1. Ketika di jalankan maka akan ada permintaan untuk memasukkan jumlah suku N.

2. Bila di perhatikan maka tanda berselang-seling positif dan negatif;pada posisi
ganji maka tandanya positif dan pada posisi genap maka tandanya negatif.

3. Nilai yang di jumlah kan adalah kelipatan dari (1/2) yang di kalikan sesuai
dengan posisinya,mula-mula 1/2 kemudian 1/(2*2), 1/(2*3),...


Algoritma Jumlah_Deret
(menjumlahkan deret bersuku N)

Deklarasi
Integer N,cacah k;
real S;

Deskripsi
write (" Berapa banyak suku ? ");
read (N);

S <- 1;
cacah <-1;
k <- 0;

while ( cacah < = N ) do
cacah <- cacah + 1;
k <- k + 2;
if (cacah % 2 = 0 )
then S <- S - 1/k;
else S <- S + 1/k;
endif.
endwhile.

write ( "Jumlah deret = ",S );





Algoritma Jumlah_Deret_V2
(cara lain untuk menghitung jumlah deret)

Deklarasi
Integer cacah,N,k,tanda;
real S;

Deskripsi
write (" Berapa banyak suku ? ");
read (N);

S <- 1;
cacah <-1;
k <- 0;
tanda <- +1;

while ( cacah < = N ) do
k <- k + 2;
cacah <- cacah + 1;
tanda <- (-1)* tanda;
S <- S + tanda * (1/k);
endwhile.

write ( "Jumlah deret = ",S );
pemrosesan text

pemrosesan text

No Comments
Teks (text) memiliki definisi sebagai deretan karakter yang bisa direkam ke dalam suatu file/berkas/arsip.
• Suatu teks bisa terdiri atas beberapa kata (words).
• Setiap kata terpisah dari kata lainnya, dipisahkan oleh paling sedikit satu spasi.
• Suatu teks dapat terdiri atas beberapa baris (line) yang dibentuk oleh beberapa kata.
• Setiap baris diakhiri oleh marka end-of-file (BOF) dan diakhiri dengan marka end-of-file (EOF).

Deklarasi suatu teks didahului dengan tipe-data text.
Beberapa instruksi yang berkaitan dengan teks adalah berikut :
• Mengembalikan penunjuk teks ke posisi awal (BOF) dari file: reset (F).
• Membuka suatu file teks yang ada di storage (disk): assign ( F, nama_file ).
• Membaca satu karakter dari file teks: read ( F, char ).
• Merekam satu karakter ke file teks: write (F, char ).
• Menutup file teks: close (F).


contoh: Menghitung jumlah karakter (tidak termasuk marka EOL, BOF, dan EOF) yang ada dalam suatu file teks bernama mytext.txt.

Algoritma Hit_karakter
{menghitung jumlah karakter yang ada dalam suatu file teks}
Deklarasi
text F;
char k;
integer jkar;
Deskripsi
assign (F,”mytext.txt”);
{kembalikan ke awal file, baca BOF}
read ( F,k );
if ( k!=BOF)
then reset (F);
read (F,k);
endif.

{baca karakter hingga akhir file}
read (F,k);
jkar  0;
while (k != EOF) do
{hindari tanda EOL}
if (k!=EOL)
then jkar  jkar + 1;
endif.
read (F,k);
endwhile.

write (“jumlah katakter (termsuk spasi) = “,jkar);

Cara Membaca Dan Membuat Barcode

No Comments
   Halo semua, sadarkah kalian, disetiap produk yang kita gunakan terdapat barcode? Kalau kita sering berbelanja di supermarket atau swalayan, biasanya barang-barang di sana sudah ditempeli dengan kode batang atau barcode di bungkusnya. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengotomatiskan sistem pemeriksaan di swalayan. Di samping itu barcode juga banyak digunakan di bidang lain sebagai ID unik untuk memudahkan pengindentifikasian. 
          Sebenarnya yang dapat membaca dan membuat kode tersebut bukan hanya perusahaan atau supermarket saja kok, kita juga bisa. Entah untuk pengkodean nama kita, blog, atau pesan rahasia. Nah, untuk itu kali ini ane akan memberikan informasi untuk membaca dan membuat barcode tersebut. Simak ya...
Cara Membuat Barcode Sendiri :
  • Pertama-tama kalian dapat mengunjungi Web Online Barcode Generator
  • Kedua, masukkan kata atau kalimat yang ingin kalian ubah menjadi barcode pada kolom yang tersedia
  • Simpan hasil gambarnya dalam format .jpeg atau .png
  • Terakhir, print gambar tersebut dan tempelkan ditempat yang kalian inginkan.
Cara Membaca Barcode :
  1. Perhatikan garis pada barcode. 
  2. Barcode terdiri dari garis hitam dan putih. Ruang putih di antara garis-garis hitam adalah bagian dari kode. 
  3. Ada perbedaan ketebalan garis. Garis paling tipis = “1”, yang sedang = “2”, yang lebih tebal = “3”, dan yang paling tebal = “4”.
  4. Setiap digit angka terbentuk dari urutan empat angka. 0 = 3211; 1 = 2221; 2 = 2122; 3 = 1411; 4 = 1132; 5 = 1231; 6 = 1114; 7 = 1312; 8 = 1213; 9 = 3112.
Standar barcode retail di Eropa dan seluruh dunia kecuali Amerika dan Kanada adalah EAN (European Article Number) – 13. EAN-13 standar terdiri dari :
  1. Kode negara atau kode sistem: 2 digit pertama barcode menunjukkan negara di mana manufacturer terdaftar
  2. Manufacturer Code: Ini adalah 5 digit kode yang diberikan pada manufacturer dari wewenang penomoran EAN.
  3. Product Code: 5 digit setelah manufacturer code. Nomor ini diberikan manufacturer untuk merepresentasikan suatu produk yang spesifik.
  4. Check Digit atau Checksum: Digit terakhir dari barcode, digunakan untuk verifikasi bahwa barcode telah dipindai dengan benar.
Cara Praktis Membaca Barcode :
          Ternyata ada cara praktis untuk menerjemahkan barcode, Anda bisa menggunakan barcode decoder dari zxing. Cukup upload gambar barcode yang telah Anda buat tadi ke sini dan Anda bisa langsung tahu arti dari barcode tersebut.
          Melihat dan mengetahui produk itu berasal dari negara mana, kita bisa membacanya dengan 3 digit pertama barcode tersebut. contoh yang dilingkar merah :
          Barcode atau kode baris yang muncul pada barang yang diproduksi mengikuti aturan internasional yang ditetapkan. Kita mengenal EAN (European Article Number) yang memberikan informasi sistem pengkodean. Barcode aturan yang ditetapkan terdiri dari 13 digit, yaitu kode negara, kode perusahaan, kode produk, dan cek digit. Indonesia memiliki kode awal 899. Artinya barang buatan Indonesia atau diproduksi di Indonesia akan diawali dengan kode ini. Kode ini dipakai untuk kepentingan perdagangan internasional.
Kode Negara Dalam Barcode :
          Negara asal sebuah produk bisa dengan mudah kita kenali dari barcode-nya. Misalnya, barcode dengan awalan 690, 691 atau 692 adalah made in China. Sedangkan barcode dengan awalan 899 adalah made in Indonesia. Berikut ini adalah kode-kode negara yang digunakan pada barcode.
00-13: USA & Canada
20-29: In-Store Functions
30-37: France
40-44: Germany
45: Japan (also 49)
46: Russian Federation
471: Taiwan
474: Estonia
475: Latvia
477: Lithuania
479: Sri Lanka
480: Philippines
482: Ukraine
484: Moldova
485: Armenia
486: Georgia
487: Kazakhstan
489: Hong Kong
49: Japan (JAN-13)
50: United Kingdom
520: Greece
528: Lebanon
529: Cyprus
531: Macedonia
535: Malta
539: Ireland
54: Belgium & Luxembourg
560: Portugal
569: Iceland
57: Denmark
590: Poland
594: Romania
599: Hungary
600 & 601: South Africa
609: Mauritius
611: Morocco
613: Algeria
619: Tunisia
622: Egypt
625: Jordan
626: Iran
64: Finland
690-692: China
70: Norway
729: Israel
73: Sweden
740: Guatemala
741: El Salvador
742: Honduras
743: Nicaragua
744: Costa Rica
746: Dominican Republic
750: Mexico
759: Venezuela
76: Switzerland
770: Colombia
773: Uruguay
775: Peru
777: Bolivia
779: Argentina
780: Chile
784: Paraguay
785: Peru
786: Ecuador
789: Brazil
80 – 83: Italy
84: Spain
850: Cuba
858: Slovakia
859: Czech Republic
860: Yugoslavia
869: Turkey
87: Netherlands
880: South Korea
885: Thailand
888: Singapore
890: India
893: Vietnam
899: Indonesia
90 & 91: Austria
93: Australia
94: New Zealand
955: Malaysia
977: International Standard Serial Number for Periodicals (ISSN)
978: International Standard Book Numbering (ISBN)
979: International Standard Music Number (ISMN)
980: Refund receipts
981 & 982: Common Currency Coupons
99: Coupons
Semoga bermanfaat :)

Cara Anak IT Nembak Cewek Lewat Flashdisk

No Comments
1.) Buka Notepad

2.) Copy dan paste kode berikut ini ke notepad :
Dim Jika Jika = InputBox ("Aku suka kamu, pas ketika aku ketemu kamu di facebook. Meski cuma lewat dunia MAYA, aku sayang kamu. Mau gak kamu jadi pacar aku ? ketik Y untuk ya or T untuk tidak.. lalu klik OK ya ^_^ ") If UCase(Jika) = "Y" Then MsgBox "Makasih yah... Love You Always, Number One For Me Deh... Emmuaccch.. :*" ElseIf UCase(Jika) = "T" Then MsgBox "Its Okay GPP ^_^" Else MsgBox "Kamu belum masukin jawabannya Pilihan hanya 'Y' untuk ya atau 'T' untuk tidak kok, ketik jawabannya yah ^_^ " End If

3.) Lalu pilih menu Save As pada notepad

  •  Nama File  terserah
  •  Tambahkan format   .vbs   setelah nama file
  •  Contoh : nembak cewek.vbs

 4.)  Klik Save

 5.)  Masukkan file tersebut ke flashdisk

 6.)  Lihat hasilnya

7.)  Berikan flashdisk yang sudah dimasukkan file tersebut kepada cewek yang ingin kamu tembak
================================================================================================

 Jika ingin form tersebut langsung muncul ketika flashdisk dimasukkan, buat file baru seperti langkah berikut :

1.) Buka Notepad
 

2.) Copy dan paste kode berikut ini :
[autorun] open=tes.vbs

3.) Lalu pilih menu Save As pada notepad

  • Nama file terserah
  • tambahkan format   .inf   setelah nama file
  • contoh : langsung muncul.inf

 4.) Klik Save
file tersebut ke flashdisk tempat file sebelumnya

 6.) Lakukan percobaan sebelum dipraktekan, untuk menghindari kesalahan
 5.) Masukkan

7.) Berikan flashdisk yang sudah dimasukkan file tersebut kepada cewek yang ingin kamu tembak
Semoga Bermanfaat   ^_^