Showing posts with label CorelDraw. Show all posts
Showing posts with label CorelDraw. Show all posts
Cara Menggunakan Garis Bantu dan Grid CorelDRAW X3

Cara Menggunakan Garis Bantu dan Grid CorelDRAW X3

No Comments

Cara Menggunakan Garis Bantu dan Grid CorelDRAW X3. Garis bantu yang terdapat pada CorelDRAW X3 berguna untuk membantu Anda dalam menentukan posisi dan perataan objek dengan tepat, serta membantu Anda saat menggambar objek dengan posisi dan perataan yang relatif terhadap objek lain. Untuk mengaktifkan garis bantu Anda dapat menggunakan perintah menu View Dynamic Guides atau pada keyboard Anda dapat menggunakan tombol Alt +Shift+ D. Selain itu, Anda dapat mengatur pilihan-pilihan lain pada garis bantu dinamis. Misalnya, Anda dapat memilih untuk menampilkan garis bantu dinamis pada satu tatanan sudut atau lebih (pada suatu ukuran sudut tertentu). Jika nilai sudut yang ditampilkan pada garis bantu dinamis nilainya terlalu besar, Anda dapat mengubah atau mengaturnya bahkan menghapusnya jika tidak diperlukan lagi. Berikut ini tahapan untuk menata pilihan pada garis bantu dinamis.
(1) Pilih perintah menu View Dynamic Guides Setup sehingga tampil kotak dialog Dynamic Guides.
(2) Aktifkan beberapa kotak cek berikut ini.
# Dynamic Guides On fungsinya digunakan untuk mengaktifkan perintah garis bantu otomatis.
# Angle Screen Tip fungsinya digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan nilai sudut garis bantu dinamis.
# Distance Screen Tip fungsinya digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan jarak dari titik snap, dan digunakan untuk membuat garis bantu dinamis.
(3) Klik nilai dalam Tick Spacing untuk mengubah jarak antara pembelah yang tidak tampak pada garis bantu dinamis.
(4) Dalam area Guides, aktifkan atau non-aktifkan kotak cek sudut untuk memilih sudut-sudut yang digunakan untuk membuat garis bantu dinamis. Saat Anda mengaktifkan kotak cek sudut, sebuah tampilan sementara (preview) dari garis bantu dinamis akan tampak dalam jendela Guides preview.
(5) Aktifkan kotak cek Extend Along Segment untuk membuat garis bantu dinamis yang ditambahkan pada segmen garis.
Tabel 1.3 Perintah-Perintah untuk Garis Bantu
Perintah
Cara
Untuk menon-aktifkan snap pada tanda-tanda tick Hilangkan tanda centang pada kotak cek Snap to Ticks.
Untuk menampilkan garis bantu dinamis buatan sendiri dengan menentukan nilai sudut sendiri. Pada Area Guides, ketik nilai dalam kotak degrees, dan klik Add.
Untuk menghapus tatanan sudut. Klik sebuah kotak cek sudut dalam kotak daftar, dan klik Delete.
Untuk menampilkan garis bantu dinamis pada semua sudut yang dapat digunakan. Klik pilihan Select All.
Selain Dynamic Guides, ada juga Grid yang berfungsi sebgai titik-titik bantu berupa kotak-kotak yang menepati seluruh lembar kerja. Fasilitas grid dapat diaktifkan dengan menekan tombol perintah View Grid. Untuk menyembunyikan kembali fasilitas Grid , pilih perintah View Grid sekali lagi.
Anda juga dapat mengatur jarak dan frekuensi Grid dengan cara sebagai berikut.
(1) Pilih menu View Grid and Ruler Setup sehingga tombol kotak dialog Grid.
(2) Saat kotak dialog tampil, Anda dapat menentukan perintah-perintah yang ada pada kotak dialog tersebut.
# Frequency digunakan untuk menentukan frekuensi atau kerapatan titik, baik horizontal maupun vertikal, per satuan untuk pengukuran.
# Spacing digunakan untuk menentukan jarak titik bantu baik secara horizontal maupun vertikal.
# Show Grid digunakan untuk menampilkan atau menyembunyikan titik bantu. Beri tanda centang pada Show Grid untuk menampilkan grid dan hilangkan tanda centang untuk menyembunyikan grid itu.
# Snap to Grid apabila Anda mencentang pilihan ini maka saat Anda menggambar objek, objek tersebut akan mengacu pada titik grid yang ada.
# Show Grid as Line digunakan untuk menampilkan grid dalam bentuk garis.
# Show Grid as Dots digunakan untuk menampilkan grid dalam bentuk titik-titik.
Contoh grid
Contoh grid yang dimunculkan untuk memudahkan membuat beberapa buah lingkaran.
Efek Modifikasi Huruf CorelDraw X3

Efek Modifikasi Huruf CorelDraw X3

No Comments

- Huruf-huruf yang dibuat pada lembar kerja CorelDRAW dapat Anda ubah posisinya. Cara yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut. a. Buatlah sebuah teks, kemudian pilih teks tersebut menggunakan Pick Tool.
b. Pilih menu Arrange > Convert to Curve, kemudian pilih Shape Tool. Pada setiap huruf terdapat kotak kecil yang biasa disebut node. Klik pada node, kemudian geser mouse ke arah yang Anda inginkan. Perhatikan perubahan huruf A pada gambar berikut.
Hasil penarikan node pada teks.
Gambar 3.36 Hasil penarikan node pada teks.
2. Operasi Teks dan Objek
Sekarang, Anda akan mencoba menggabungkan dua buah objek yang berbeda, yaitu objek yang memiliki bentuk dan objek berupa teks. Adapun cara-cara yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.
a. Buatlah sebuah teks seperti berikut.
teks
b. Buat juga sebuah objek seperti gambar berikut.
Membuat sebuah objek.
Gambar 3.37 Membuat sebuah objek.
c. Aktifkan kedua objek tersebut, kemudian pada menu Text, pilih Fit Text to Path. Perhatikan hasil yang Anda peroleh ini.
Hasil penggabungan dua buah objek menggunakan fitur Fit Text to Path.
Gambar 3.38 Hasil penggabungan dua buah objek menggunakan fitur Fit Text to Path.
d. Perhatikan property bar berikut. Jika Anda ingin melakukan perubahan pada posisi teks tersebut, Anda dapat menggunakan fasilitas ini.
Property bar Fit Text to Path.
Gambar 3.39 Property bar Fit Text to Path.
3. Efek Perspektif
Efek perspektif adalah efek yang membuat objek seolah-olah dilihat dari sudut tertentu.
Efek Perspektif
4. Efek Power Clip
Power Clip adalah suatu efek yang dapat digunakan untuk memasukkan suatu objek ke dalam objek lainnya. Dengan efek Power Clip ini Anda dapat memasukkan objek berupa gambar atau tulisan ke dalam sebuah objek (lingkaran, kotak dan objek lainnya). Adapun langkah-langkah yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut.
a. Buka menu file, kemudian carilah file foto dalam komputer dan memasukkan ke dalam lembar kerja dokumen Anda.
Efek Power Clip
Gambar 3.40 Memilih foto dan memasukan ke dalam lembar kerja.
b. Buatlah sebuah objek seperti gambar berikut.
Membuat objek bintang.
Gambar 3.41 Membuat objek bintang.
c. Klik foto yang telah Anda masukkan, pilih menu Effects, kemudian pilih Power Clips.
d. Pilih dan klik Place Inside Container, kursor akan berubah menjadi panah besar, kemudian klik pada objek bintang tadi. Hasilnya seperti pada gambar berikut
Hasil efek Power Clip pada objek bintang.
Gambar 3.42 Hasil efek Power Clip pada objek bintang.
Membuat Objek Bintang dari Polygon CorelDraw X3

Membuat Objek Bintang dari Polygon CorelDraw X3

No Comments

 – Membuat bintang dapat dilakukan dengan menggunakan objek polygon. Buatlah polygon dengan memasukkan angka 5 pada kotak seperti berikut.
Gambar 2.46 Membuat poligon dengan 5 sudut.
Gambar 2.46 Membuat poligon dengan 5 sudut.
Setelah Anda membuat Polygon, klik objek dengan Pick Tool, kemudian klik Shape Tool.
Gambar 2.47 Memilih node (titik).
Gambar 2.47 Memilih node (titik).
Klik node, atur node kemudian drag menuju pusat Polygon.
Polygon.
Perhatikan gambar di atas, ketika men-drag akan terlihat garis putus-putus yang telah membentuk bintang, angkat tekanan pada mouse kemudian lihatlah hasilnya.
Membuat Efek Envelope CorelDraw X3

Membuat Efek Envelope CorelDraw X3

No Comments

Efek envelope akan memberikan efek perubahan bentuk pada objek. Perubahan tersebut dapat diatur sesuai dengan keinginan Anda. Untuk mengubah bentuk objek menggunakan efek envelope, perhatikan langkah-langkah berikut.
• Buatlah sebuah objek berbentuk teks seperti gambar berikut. Buatlah teks tanpa membuat textbox (langsung ketik).
Gambar 3.9 Membuat teks tanpa membuat textbox.
Gambar 3.9 Membuat teks tanpa membuat textbox.
• Klik objek, kemudian aktifkan Envelope Tool pada toolbox.
• Pada ujung huruf terdapat tanda node (kotak kecil), Anda dapat mengubah bentuk teks tersebut dengan cara menggerakkan node tersebut.
Gambar 3.10 Hasil efek envelope tool.
Gambar 3.10 Hasil efek envelope tool.
Berikut adalah penjelasan property bar dan Envelope Tool.
Tabel 3.4 Property bar envelope tool dan Fungsinya
Ikon dan Nama Objek Fungsi
Pilihan preset yang disediakanCorelDRAW untuk Envelope Tool.
Mengubah garis objek menjadi garis lurus.
Mengubah garis lengkung menjadi objek dengan hasil simetris.
Melakukan perubahan garis lengkung secara ganda.
Mengelompokkan dan Menggabungkan Objek CorelDRAW X3

Mengelompokkan dan Menggabungkan Objek CorelDRAW X3

No Comments
. Adakalanya kita akan melakukan perintah yang sama untuk beberapa objek sekaligus. Hal demikian akan lebih mudah jika kita mengelompokkan atau menggabungkan objek-objek tertentu menjadi satu group. Berikut langkah-langkah mengelompokkan dan menggabungkan objek pada CorelDRWAW X3.
a. Mengelompokkan Objek CorelDRAW X3
Anda dapat mengelompokkan objek-objek yang kecil-kecil supaya mudah untuk dipindahkan bersamaan pada coreldraw. Saat mengelompokkan dua objek atau lebih, objek-objek tersebut akan menjadi satu kesatuan objek. Objek yang telah dikelompokkan dapat diformat atau diubah propertinya secara bersamaan. Jika Anda menginginkannya pula, objek-objek itu dapat dipisahkan kembali (ungroup). Anda juga dapat menambah dan menghapus objek dari sebuah kelompok objek. Beberapa langkah untuk mengelompokkan objek adalah sebagai berikut.
(1) Pilih objek-objek yang akan dikelompokkan.
Empat objek yang dikelompokkan
Gambar 2.36 Empat objek yang dikelompokkan.
(2) Pilih perintah menu Arrange Group sehingga empat objek di atas akan dikelompokkan menjadi satu. Beberapa kelompok objek (grup) dapat dikelompokkan dengan kelompok (grup) objek yang lain dengan cara di atas.
Empat objek setelah dikelompokkan
Gambar 2.37 Empat objek setelah dikelompokkan.
b. Memisahkan Objek pada CorelDRAW X3
Setelah dikelompokkan, objek tersebut dapat dipisahkan kembali menjadi objek-objek. Perhatikan langkah berikut ini.
(1) Pilih satu objek atau lebih.
(2) Pilih perintah menu Arrange Ungroup sehingga kelompok objek tersebut akan terpisah kembali. Anda juga dapat memisahkan kelompok objek dengan mengklik tombol Ungroup atau Ungroup All pada toolbar property.
c. Menghapus Objek dari Kelompok Objek pada CorelDRAW X3
Jika ada salah satu objek dalam kelompok yang Anda anggap tidak penting sehingga harus dihapus, Anda dapat melakukannya dengan perintah sebagai berikut. Pilih kelompok objek yang akan dihapus salah satu objeknya. Tekan tombol Ctrl dan klik salah satu objek dalam grup yang akan dihapus. Tekan tombol Delete untuk menghapusnya.
d. Menggabungkan Objek pada CorelDRAW X3
Menggabungkan, berarti dua objek atau lebih membentuk objek tunggal dan memiliki warna dan garis tepi yang sama. Objek yang sudah tergabung akan menjadi objek kurva tunggal. Langkahnya adalah berikut ini.
(1) Pilih objek-objek yang akan dikombinasikan.
Objek-objek yang akan digabungkan dipilih
Gambar 2.38 Objek-objek yang akan digabungkan dipilih.
(2) Klik perintah menu Arrange Combine sehingga objek akan tergabung dan akan tampak seperti gambar berikut.
Objek-objek telah tergabung sehingga membentuk satu kurva
Gambar 2.39 Objek-objek telah tergabung sehingga membentuk satu kurva.
e. Memecah Objek Kombinasi pada CorelDRAW X3
Anda bisa juga memecah kembali objek-objek yang telah dikombinasikan, tapi hasilnya berupa warna dan garis tepi objek sama semua. Langkahnya adalah pilih objek yang telah dikombinasikan, kemudian klik perintah menu Arrange Break Curve Apart. Anda juga dapat memecah objek kombinasi dengan menekan tombol Break Apart pada toolbar property.
Cara Menyalin Objek pada corelDRAW X3

Cara Menyalin Objek pada corelDRAW X3

No Comments

- Ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk menyalin suatu objek. yaitu Menyalin Objek dengan Copy dan Paste, Menyalin Objek dengan Perintah Duplikasi, Menyalin Objek dengan Mouse, Menyalin Objek dengan Menu, cara menyalinnya sebagai berikut.
a. Menyalin Objek dengan Copy dan Paste pada corelDRAW X3
Langkah-langkah untuk menyalin objek dengan cara Copy dan Paste adalah sebagai berikut.
(1) Klik objek yang akan disalin dengan Pick Tool.
Objek yang akan disalin
Gambar 2.6 Objek yang akan disalin
(2) Klik tombol Copy, kemudian klik Paste. Objek hasil salinan akan ditempatkan tepat di atas objek yang asli. Klik objek hasil salinan tersebut, kemudian geser ke lokasi yang lain sehingga Anda akan melihat objek baru yang sama dengan sumbernya.
Objek asli dan hasil salinan
(a) Objek asli dan (b) objek hasil salin
b. Menyalin Objek dengan Perintah Duplikasi pada corelDRAW X3
Menyalin objek dengan perintah duplikasi akan lebih cepat prosesnya karena hasil salinan objek langsung ditempatkan pada lembar kerja. Langkah untuk menggunakan perintah duplikasi seperti berikut.
(1) Klik Pick Tool, kemudian klik objek yang akan disalin.
(2) Klik perintah menu Edit Duplicate sehingga akan tampak hasil duplikat yang menumpuk pada objek sumbernya.
(3) Klik dan geser objek hasil salinan ke lokasi lain sehingga akan terlihat jelas hasil duplikat tersebut.
Objek asli dan salinannya melalui perintah duplikasi
Gambar 2.8 Objek asli dan salinannya melalui perintah duplikasi
c. Menyalin Objek dengan Mouse pada corelDRAW X3
Cara ini mempercepat proses penyalinan objek. Untuk menyalin objek dengan mouse, lakukan langkah berikut.
(1) Klik tahan objek yang akan disalin dengan Pick Tool.
(2) Geser mouse ke lokasi hasil salinan objek tersebut akan ditempatkan. Klik kanan mouse, kemudian lepaskan kedua klik tersebut secara bersamaan. Anda bisa melihat hasil salinan objek tersebut tampil di lokasi yang telah Anda tentukan.
Objek asli dan hasil salinan pick tool
Gambar 2.9 (a) Objek asli dan (b) objek hasil salin
d. Menyalin Objek dengan Menu pada corelDRAW X3
Menyalin objek dengan menu dapat menghasilkan salinan objek lebih dari satu objek secara langsung. Berikut adalah langkah untuk menyalin objek dengan menu.
(1) Klik objek yang akan disalin.
Objek yang akan disalin
Gambar 2.10 Objek yang akan disalin
(2) Klik perintah menu Edit Step and Repeat sehingga tampil panel Step and Repeat seperti gambar berikut.
Jendela Step and Repeat
Jendela Step and Repeat
(3) Tentukan jumlah salinan yang diinginkan pada kotak teks Number of Copies.
(4) Klik drop down pada bagian Horizontal Settings untuk mengatur hasil salinan objek secara mendatar dan pilih salah satu pilihan yang ada, yaitu sebagai berikut.
No offset Tidak ada jarak antara sumber objek dan hasil salinan objek.
Offset Digunakan untuk menentukan jarak antara satu objek dengan objek yang lain, baik objek sumber maupun hasil salinan objek.
Spacing
between

objects
Digunakan untuk menentukan jarak spasi antara objek, baik spasi objek sumber dengan objek hasil salinan objek.
Memasukkan nilai pada kotak teks Distance untuk menentukan jarak spasi antarobjek secara horizontal.
(5) Klik drop down Direction Horizontal dan pilih arah hasil salinan objek, yaitu Left: hasil salinan tampil di kiri objek sumber dan Right: hasil salinan tampil di kanan objek sumber.
(6) Klik drop down pada bagian Vertical Settings untuk mengatur hasil salinan objek secara vertikal dan pilih salah satu pilihan yang ada, yaitu No Offset, Offset, dan Spacing between objects. Fungsi pilihan perintah ini sama dengan yang dijelaskan di atas, tetapi untuk arah vertikal.
(7) Masukkan nilai pada kotak teks Distance yang kedua untuk menentukan jarak spasi antarobjek secara vertikal.
(8) Klik drop down Direction vertical dan pilih arah hasil salinan objek, yaitu Up: hasil salinan tampil di atas objek sumber. Down: hasil salinan tampil di bawah objek sumber. Untuk contoh, pilih perintah-perintah seperti tampak pada kotak dialog, kemudian klik tombol Apply sehingga objek terlihat seperti berikut:

Hasil penyalinan objek submenu Step and Repeat
Gambar 2.12 Hasil penyalinan objek submenu Step and Repeat.

Mengubah Ukuran dan Skala Objek CorelDraw X3

No Comments


Objek yang telah kita buat bisa kita atur kembali ukuran atau skalanya sesuai dengan kebutuhan kita. Berikut cara mengubah ukuran dan skala objek pada corelDraw X3.

a. Mengubah Ukuran Objek dengan Klik dan Geser

Langkah-langkah untuk mengubah ukuran objek adalah sebagai berikut.
(1) Klik tombol Pick Tool, kemudian klik objek yang akan diubah ukurannya.
(2) Klik tahan pada kotak handle, kemudian geser sampai mendapatkan ukuran objek yang diinginkan. Kemudian, lepaskan klik mouse.



Langkah untuk mengubah ukuran objek berdasarkan titik tengah adalah sebagai berikut.
(1) Klik tombol Pick Tool, kemudian klik objek yang akan diubah.
(2) Tekan Shift dan geser salah satu kotak handle sampai mendapatkan ukuran yang diinginkan. Kemudian, lepas klik mouse.


Langkah untuk mengubah ukuran objek menjadi dua kali lipat ukuran semula adalah sebagai berikut. Tekan tombol Ctrl, kemudian klik dan geser salah satu kotak handle pada sudut objek. Anda juga dapat mengatur ukuran objek dengan mengisi nilai-nilai pada kotak Object Size pada Toolbar property.
b. Mengatur Skala Objek CorelDraw X3
Untuk mengatur skala objek, lakukan langkah berikut ini.
(1) Pilih objek dengan Pick Tool.

(2) Klik menu Window Dockers → Transformation Scale atau klik menu Arrange → Transformation Scale atau tekan tombol Alt + F9 sehingga muncul kotak dialog Transformation.

(3) Klik salah satu tombol berikut ini.
Horizontal Mirror untuk mencerminkan objek dari kiri ke kanan.
Vertical Mirror untuk mencerminkan objek dari atas ke bawah.
Contoh: Klik Horizontal Mirror.
H, untuk menentukan skala objek secara horizontal pada objek hasil pencerminan.
V, untuk menentukan skala objek secara vertikal pada objek hasil pencerminan.
Contoh: Ketik H = 200 %, V = 200 %.

(4) Aktifkan sebuah titik pusat objek. Contoh: Aktifkan titik tengah

(5) Klik tombol Apply sehingga objek akan dibalik secara horizontal dan ukurannya menjadi dua kali lipat karena nilai pada kotak teks H dan V dibuat 200 %.

Jika Anda menekan Apply to Duplicate, objek akan digandakan. Objek hasil dari penggandaan itu mempunyai ukuran dua kali lipat dari sumbernya karena dibuat 200% dan juga arahnya akan dibalik secara horizontal.

Ukuran benda berubah pada objek salinannya setelah ditekan tombol Apply To Duplicate.