Showing posts with label motivasi. Show all posts
Showing posts with label motivasi. Show all posts

The Power of Forgiveness: Mengurangi Beban Hidup

 Tentu saja mau mengurangi beban hidup. Siapa yang mau hidup dengan menanggung beban yang berat? Salah satu cara untuk mengurangi beban hidup adalah dengan memaafkan. Maafkanlah, beban hidup Anda akan berkurang, dan akan akan lebih ringan dalam melangkah. Baik memaafkan diri sendiri, maupun memaafkan orang lain.
Pada kali ini, saya ingin membahas tentang memaafkan orang lain. Mungkin kita pernah disakiti, pernah dicampakan, pernah di PHK, pernah di tolak, dan sebagainya. Kemudian kita menderita dan menyalahkan orang tersebut akan penderitaan kita, yang akhirnya kita ingin balas dendam, setidaknya ingin menunjukan kalau kita lebih baik.
Namun entah kenapa, selalu saja orang beralasan untuk tidak memaafkan. Mereka selalu teriak, susah untuk memaafkan. Mereka mengatakan, memaafkan itu bisa, tetapi melupakan orang yang sudah menyakit itu tidak mungkin. Intinya mereka tetap menyimpan beban dalam diri mereka, dan tidak mau melepaskannya.
Mereka lebih memilih “kepuasan” untuk membalas, daripada kedamaian dan beban hidup yang lebih ringan. Padahal, memaafkan adalah perbuatan mulia, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang memaafkan, namun banyak orang yang lebih menyukai dendam dalam diri.
“Kepuasan” itu datang dari hawa nafsu, tidak akan pernah membawa kepada kebaikan. Namun, jika kita mau memaafkan, beban kita berkurang dan kita akan lebih nyaman dalam bergerak. Tanpa rasa sakit, kita bisa lebih cepat, dan berenergi dalam meraih cita-cita.

Perasaan Dendam Menguras Energi

Dendam adalah emosi negatif. Setiap emosi negatif akan menguras energi kita. Energi kita akan habis tanpa gerak karena dihabiskan untuk memanaskan hati, dihabiskan untuk menahan perasaan marah.
Bukankah dendam bisa menjadi motivasi? Ya, sebagian orang ada yang menjadikan dendam sebagai motivasi. Namun, masih ada motivasi lain yang bisa kita gunakan jika kita ingin maju. Banyak orang yang sukses tanpa dendam. Mereka tetap memiliki motivasi yang tinggi meski mereka tidak dendam.
Daripada kita menghabiskan energi untuk dendam atau memendam perasaan dendam, lebih baik manfaatkan energi kita untuk bertindak. Manfaatkan energi kita untuk belajar.
Masih ada motivasi yang lain, tidak harus dari dendam. Anda bisa memiliki motivasi untuk kontribusi. Anda masih bisa memiliki motivasi demi kebahagiaan orang yang Anda cintai. Anda bisa meraih sukses luar biasa meski tanpa dendam.
Sebaliknya, sering kali dendam hanya membawa kepada kehancuran. Sebaliknya memaafkan membawa kepada kebaikan.

Jika Tidak Bisa Melupakan, Ubahlah Fokus Anda

“Saya begitu sakit hati, saya menderita begitu lama, orang-orang yang saya kasihi ikut merasakan penderitaan saya. Bagaimana saya bisa melupakan?”
Mungkin, Anda tidak akan pernah bisa melupakan. Namun Anda bisa mengubah fokus. Jika kita tidak mengubah fokus, pastinya hati kita akan terus mengarah ke peristiwa sangat emosional. Hal yang emosional memang akan selalu menarik perhatian dari hati kita. Nah, sekarang ubahlah fokus perhatian kita.
Lihatlah orang tua tercinta, bukankah kita ingin berbakti dan membahagiakan mereka? Bukan membahagiakan diri dengan kepuasan balas dendam. Apalagi jika belas dendam itu malah berbuntuk tidak baik dan membuat mereka sedih. Begitu juga dengan orang-orang lain yang kita sayangi.
Maka ubahlah fokus untuk membahagiakan orang-orang yang mencintai kita dan kita mencintainya. Ini jauh lebih baik dibandingkan dengan memperturutkan hawa nafsu ingin balas dendam.
Balas dendam itu tidak manis, yang jauh lebih manis adalah melihat senyum di wajah orang-orang terkasih dari keberhasilan kita.

Lepaskan Beban Dan Berlarilah Menuju Impian Anda

Kita akan sulit berlari saat beban ada dipunggung kita. Kalau pun bisa, tentu harus dengan tenaga extra. Akan lebih ringan saat kita melepaskan beban, sebab beban yang lain pun sudah banyak.
Bicara memang mudah, namun perkataan adalah awal dari tindakan. Anda tidak akan mendapatkan manfaat dengan mengatakan “berbicara memang mudah”. Akan lebih bermanfaat, jika Anda mulai merancang langkah Anda untuk hidup lebih baik.
Memang tidak mudah kawan. Memang sulit dan berat. Selanjutnya adalah pilihan Anda, tunjukan Anda memang hebat, mampu mengatasinya. Atau Anda menjadi orang yang kalah, menyerah, dan memilih jalan balas dendam. Padahal dendam juga tidak mudah. Sama-sama memerlukan perjuangan extra.
Apakah Anda memilih berjihad untuk mengalahkan hawa nafsu atau bekerja keras penuh ambisi untuk belas dendam? Keduanya sama-sama berat, namun yang pertama membawa manfaat dunia akhirat dan in syaa Allah akan berakhir baik. Membuat orang-orang yang kita cintai bahagia.

Kuncinya adalah Kemauan

Saya selalu mengatakan, kuncinya ada pada diri Anda. Anda mau memilih yang mana? Keduanya berat, tinggal Anda mau berjihad atau tidak. Saya yakin bisa. Allah akan membantu hamba-Nya. Berdo’alah dan bertawakallah kepada Allah. Anda akan mendapatkan pertolongan dan yang terbaik dari Allah jika kita melakukan kebenaran. Sementara jika kita sibuk melakukan yang salah dan dosa, kita tidak akan mendapatkan pertolongan Allah.
Jadi maafkanlah, lepaskan beban, untuk meraih hidup yang lebih baik. Yakinlah, harapan itu masih ada.

Tiga Kunci Sukses: Sikap, Keyakinan, dan Totalitas

Tiga Kunci Sukses: Sikap, Keyakinan, dan Totalitas




Tiga Kunci Sukses: Sikap, Keyakinan, dan Totalitas

Tidak Seperti Yang Diduga Banyak Orang

Setelah saya membaca buku ini, saya menjadi teringat dengan kisah nyata Bill Gates. Ada kesamaan? Ya, menurut pandangan saya ada kesamaan. Keduanya merintis bisnis pada usia yang hampir sama dan meraih sukses dalam waktu cepat. Reza Nurhilman (Presiden Maicih) mirip dengan Bill Gates, keduanya bisa membangun sebuah bisnis dan meraih sukses dalam waktu yang sangat singkat (hitungan tahun). Jika Bill Gates menjadi orang terkaya sekarang, bagaimana dengan Reza Nurhilman? Kita lihat saja nanti.
Yang menjadi perhatian saya, banyak orang yang berpikir dan berharap, bahwa bisa membangun bisnis besar hanya dengan waktu 2 tahun seperti Reza ini. Betulkah?
Tentu saja bisa, dengan berbagai catatan. Namun, sayang banyak yang beranggapan segala sesuatu bisa dicapai dengan instan. Padahal, pada kenyataanya baik Reza maupun Bill Gates tidak meraihnya dengan instan. Sikap atau bermental instan itu harus kita hindari.
Sikap seperti ini akan membuat orang frustasi, karena bisa saja dia sudah mencoba menjalankan bisnis namun sudah lewat 2 tahun, tidak ada perkembangan yang berarti, bahkan tidak sedikit yang gulung tikar. Kemudian dia mengambil kesimpulan kalau bisnis itu bukan untuk dirinya.
Yang saya lihat dari Bill Gates maupun Reza Nurhilman adalah keduanya memiliki kesamaan bahwa mereka sudah menempa diri sejak SMA. Bill Gates sudah mulai suka melahap buku-buku bisnis sejak SMA. Dia membangun sikapnya sejak SMA. Begitu juga dengan Reza, dia menempa diri dengan bergabung MLM sejak SMA. Reza, di halamam 93 menyebutkan “Pencerahan itu Bernama MLM”. Selama di MLM-lah sikap mental Reza ditempa sehingga memiliki kepribadian yang kuat.

Membangun Sikap Juga Perlu Waktu

Dari situ saya melihat bahwa butuh waktu untuk membina sikap kita supaya benar-benar memiliki sikap orang yang sukses. Membangun sikap memerlukan belajar dan praktek sehingga benar-benar sikap-sikap positif menyerap dalam diri Anda. Anda tidak bisa hanya dengan membaca buku tentang sikap, kemudian Anda langsung memiliki sikap yang hebat. Tidak, sikap itu perlu benar-benar menyatu dengan diri Anda.
Inilah yang tidak seperti dugaan banyak orang, dimana kebanyakan orang lebih fokus bertanya “how” bagaimana cara melakukan ini dan itu. Masih sedikit yang memikirkan bagaimana membangun sikap sukses terlebih dahulu. Padahal sikap sukses itu sangat penting untuk menentukan keberhasilan Anda.

85% Faktor Sukses Itu Adalah ….

Masih banyak yang belum mengetahui bahwa faktor sukses yang paling menentukan adalah sikap. Sementara banyak orang yang menganggap bahwa penentu sukses itu adalah masalah teknis bahkan ada yang menganggap faktor sukses itu adalah keberuntungan. Dari penelitian di Harvard University, 85% penentu sukses itu adalah sikap, masalah teknis itu hanya 15%.
Artinya jika Anda sudah memiliki sikap positif, 85% keberhasilan akan Anda raih dalam waktu yang tidak lama lagi. Sebaliknya jika Anda hanya mampu secara teknis, maka Anda baru mencapai 15% keberhasilan.
Selanjutnya untuk membangun sikap positif silahkan baca: Menuju Sikap Positif.

Perkuat Keyakinan Anda

Anda tidak akan pernah bisa bertindak hebat jika Anda tidak memiliki keyakinan yang kuat, baik pada Allah, pada diri, dan keyakinan bahwa apa yang Anda inginkan itu bisa tercapai.
Memiliki keyakinan yang kuat itu sangat penting, sebab ini akan membuka kunci sukses yang ketiga. Bagaimana Anda bisa totalitas jika Anda tidak yakin bisa berhasil.

Totalitas

Setelah Anda yakin terhadap apa yang Anda tuju atau impikan, maka langkah selanjutnya adalah Anda harus meraihnya dengan totalitas. Jika Anda mengerjakan setengah hati, maka akan rawan untuk gagal sebab hasilnya setiap langkah Anda tidak akan optimal. Jika Anda mengerjakan hanya seingatnya saja, asal-asalan, tanpa keterampilan yang memadai, dan tidak fokus, Anda tidak akan bisa meraihnya.
Totalitas artinya hati, pikiran, dan tindakan Anda benar-benar tercurah untuk meraih mimpi Anda.
  • Hati: artinya Anda harus benar-benar mencintai apa yang Anda lakukan. Anda melakukan dengan senang hati tanpa beban sedikit pun. Dan, yang terutama keikhlasan dalam melakukannya.
  • Pikiran: artinya pikiran hanya fokus pada apa yang Anda kerjakan. Anda hanya memikirkan satu hal pada satu waktu.
  • Tindakan: artinya artinya ada waktu khusus yang Anda luangkan untuk mengejar mimpi Anda, mengerjakan dengan keterampilan yang tinggi, dan sekuat tenaga jika perlu.

Totalitas Akan Selalu Memerlukan Pengorbanan

Bagaimana kalau belum bisa totalitas? Artinya Anda harus mengambil keputusan agar Anda bisa memberikan totalitas untuk impian Anda. Jika tidak, maka mengapa berharap impian anda bisa dicapai. Jika impian Anda kecil sich, itu mungkin bisa dicapai dengan sedikit usaha, namun jika impian Anda besar, Anda harus memberikan usaha besar pula. Totalitas adalah memberisakan usaha sesuai dengan total usaha yang diperlukan untuk mencapai tujuan atau impian Anda.
Ini penyakitnya, banyak orang yang punya mimpi besar, tetapi dia tidak mau memberikan totalitas dalam mengejarnya. Alasannya tidak ada waktu.
Itu sebenarnya pilihan Anda. Apakah Anda menginginkan tercapainya tujuan Anda atau tidak? Atau masih kalah prioritasnya oleh tujuan dan keperluan yang lain? Jika menginginkan impian Anda terwujud, maka Anda harus mau mengorbankan hal lain. Waktu dan sumber daya Anda memang terbatas, maka putuskanlah, waktu Anda mau digunakan untuk apa.
Saat Anda lebih memilih menggunakan waktu untuk melakukan hal-hal yang biasa Anda lakukan, sehingga tidak ada waktu untuk mengejar mimpi baru Anda, artinya Anda sudah mengorbankan mimpi Anda. Selalu ada pengorbanan!

Saya Harus Melakukan Pengorbanan Apa?

Saat Anda mengejar mimpi baru yang memiliki nilai yang sangat tinggi, maka tidak ada salahnya mengorbankan hal lain yang tidak begitu bernilai. Mungkin, Anda harus mengorbankan sedikit waktu nonton TV untuk mengejar mimpi Anda. Bisa jadi, Anda harus mengorbankan sebagian uang pulsa.
Tentu saja, yang menjadi prioritas untuk Anda korbankan adalah hal-hal yang sebenarnya bernilai paling rendah terlebih dahulu. Kemudian manfaatkan waktu dan sumber daya yang ada untuk mengejar mimpi yang jauh lebih bernilai. Anda tidak akan meraih sesuatu yang lebih bernilai jika tidak mau melepaskan hal-hal yang nilainya lebih rendah. Waktu dan sumber daya itu terbatas.
Di ebook saya Revolusi Waktu, sudah saya jelaskan bagaimana cara memilih dan memilah aktivitas-aktivitas yang bernilai rendah, sehingga bisa Anda korbankan untuk Anda gunakan waktu yang tersedia untuk meraih mimpi baru Anda. Bahkan, ternyata ada 80% aktivitas itu sebenarnya bernilai rendah.

Kesimpulan

Untuk meraih sebuah kesukses tidak ada yang instan, diperlukan waktu, bukan hanya untuk membangun apa yang kita impikan, namun jauh lebih penting adalah membangun sikap sukses terlebih dahulu. Setelah, yakinlah. Setelah Anda memiliki impian, ubahlah impian itu menjadi sebuah keyakinan, artinya bukan lagi Anda bermimpi ingin meraihnya, tetapi yakin 1000% akan meraihnya. Kemudian, berikan totalitas dalam mengejarnya. Anda perlu berkorban, sebab selalu ada harga yang harus dibayar.
Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok

Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok

 Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok
Benarkah mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok? Jika Anda orang optimis, Anda akan mengetujuinya. Tapi mungkin saja Anda masih berpikir, kemudian otak berputar mencari bantahan terhadap ungkapan ini. Bahkan Anda yang membantah bahwa kita tidak boleh sok tahu dengan masa depan, karena itu adalah urusan Allah.
Kita bukan sok tahu tentang masa depan, tetapi kita menginginkan sesuatu di masa depan, atau yang kita sebut dengan cita-cita. Mimpi, selama itu positif akan mengarahkan tindakan kita pada hal yang positif pula.
Bagaimana agar mimpi kita menjadi kenyataan di hari esok?

Beda Mimpi dengan Panjang Angan-angan

Agar tidak terjadi salah paham bahwa Motivasi Islami mengajarkan panjang angan-angan, saya akan jelaskan apa bedanya mimpi dengan panjang angan-angan. Mimpi artinya mengingkan sesuatu di masa depan. Sementara, panjang angan-angan adalah mengandalkan masa depan. Mengandalkan masa depan jelas tidak boleh, sebab hidup kita akan tergantung oleh sesuatu yang belum jelas. Sementara menginginkan sesuatu di masa depan adalah hal yang berbeda dan itu adalah sah-sah saja selama keinginan itu baik untuk kepentingan dunia dan akhirat.
Silahkan baca artikel Visioner dan Panjang Angan-angan.

Agar Mimpi Menjadi Kenyataan

Supaya mimpi masa kini adalah kenyataan hari esok bukan sekedar slogan, ada syarat-syarat yang harus kita penuhi. Harus bertindak? Ya, tetapi bertindak bukan segalanya. Kebanyakan orang akan mengatakan mimpi tanpa tindakan akan percuma. Memang iya, namun pemahaman ini belum seutuhnya benar karena ada pemisahan antara mimpi dan tindakan. Padahal, pikiran dan tindakan adalah satu kesatuan yang tidak terpisahkan.
Lalu seperti apa? Tidak perlu bertindak? Bukan itu maksudnya. Maksudnya adalah mimpi itu sendiri akan membawa tindakan. Tindakan Anda yang lahir itu adalah hasil dari mimpi. Jika seseorang mengaku memiliki impian besar tetapi tidak ada tindakan untuk mewujudkannya, artinya dia tidak benar-benar punya impian. Impiannya hanya di mulut saja sebagai hiasan dalam bicara. Jika impian tersebut sudah tertanam dalam hati, maka tindakan akan secara otomatis mengikutinya.
Jadi, kunci utama agar mimpi menjadi kenyataan ialah kita harus benar-benar menginginkan impian itu. Tindakan akan mengikuti secara otomatis tanpa harus diperintah lagi. Tindakan otomatis inilah yang akan menjadikan mimpi itu adalah sebuah kenyataan. Anda tidak akan nyaman hanya berdiam diri saja tanpa melakukan usaha yang mendekatkan kepada impian. Tidak perlu di dorong-dorong oleh orang lain atau diri sendiri. Tindakan akan hadir dengan sendirinya.
Ingat hadist yang mengatakan jika hati kita baik maka segalanya akan baik. Hati adalah raja, tubuh adalah prajuritnya. Jika hati sudah mengarah ke satu arah maka tubuh pun akan mengikutinya. Semuanya tergantung niat dan niat letaknya di hati. Mimpi itu adalah niat kita untuk mendapatkan sesuatu di masa depan.

Anda Memerlukan Peta

Saat Anda sudah memiliki impian, benar-benar impian, Anda sudah punya sumber energi yang dahsyat. Anda sudah punya arah yang jelas, yaitu impian Anda. Tetapi, untuk menghubungkan tempat Anda saat ini dengan tempat tujuan Anda, Anda memerlukan peta. Peta tidak selamanya harus fisik. Peta tidak selamanya harus lengkap.
Peta itu adalah petunjuk arah, kemana Anda harus melangkah. Untuk tujuan yang dekat atau tujuan yang sudah Anda ketahui, Anda tidak perlu peta dalam bentuk fisik, sebab peta tersebut sudah tergambar dalam pikiran Anda. Namun untuk tujuan jauh dan belum pernah Anda kunjungi sebelumnya, peta itu sangat diperlukan supaya Anda tidak salah jalan.
Namun peta itu tidak perlu lengkap, cukup memberikan arah untuk lengkah pertama saja. Selanjutnya Anda akan menemukan jalan sukses dengan sendirinya. Silahkan baca artikel Anda Akan Menemukan Jalan Sukses.
Jadi, agar Mimpi Masa Kini Adalah Kenyataan Hari Esok, mimpi Anda harus benar-benar keinginan terdalam Anda dan tertanam dalam hati serta Anda memiliki peta untuk menempuhnya.
4 Kiat Sukses Usaha: Yang Tidak Diajarkan di Sekolah Bisnis

4 Kiat Sukses Usaha: Yang Tidak Diajarkan di Sekolah Bisnis


Kiat Sukses Usaha: Jadikan Beramal Sebagai Niat


4 Kiat Sukses Usaha: Yang Tidak Diajarkan di Sekolah Bisnis
Kiat sukses usaha yang pertama adalah menjadikan amal sebagai niat. Niat mencari nafkah juga insya Allah ibadah, namun mencari nafkah seringkali hanya fokus pada keluarga sendiri. Berbeda jika kita berniat untuk amal, untuk berkontribusi, atau memberi kepada banyak orang, itu akan memberikan motivasi yang lebih besar.
Ada dua manfaat dari niat usaha Anda ini. Yang pertama motivasi Anda menjadi lebih besar, karena target Anda besar. Tujuan besar akan memberikan motivasi besar dalam usaha. Yang kedua insya Allah akan membawa kebaikan kita di akhirat selama kita ikhlas menjalankannya.
Agar sesuai dengan kaidah SMART, target saja kontribusi Anda dengan spesifik dan terukur. Jika Anda mengatakan “ingin bermanfaat untuk banyak orang”, itu masih mengambang. Apa manfaat yang ingin Anda berikan, seberapa banyak, dan kapan targetnya. Akan lebih jika tujuan Anda seperti ini:
“Saya ingin membuka lapangan kerja baru untuk 100 orang di akhir tahun 2013″
“Saya ingin membangun pesantren untuk 1000 santri pada akhir tahun 2015″
Seperti itulah, tujuan yang tegas dan memberdayakan yang akan memberikan motivasi lebih.
Siapa yang tidak yakin dengan keajaiban memberi?

Kiat Sukses Bisnis Yang Kedua: Jangan Berhenti

Kiat sukses usaha yang selanjutnya adalah jangan berhenti. Mengapa? Sebab satu-satunya penyebab gagal adalah berhenti. Serius! Jika ada yang mengatakan tidak punya modal kemudian dia gagal, sebenarnya dia hanya berhenti mencari modal, dia berhenti mencari ide mengoptimal yang dia miliki, atau dia berhenti belajar mendapatkan modal.
Banyak orang yang tidak punya modal, namun mereka tetap berhasil karena mereka tidak berhenti. Mereke tidak berhenti mencari modal, belajar mencari modal, mengumpulkan modal, atau memanfaatkan apa yang dia miliki. Pokoknya, dia tidak berhenti.
Jadi, apa pun halangan dan kekurangan Anda dalam usaha, jangan berhenti. Jika ada halangan, jangan berhenti untuk mencari cara mengatasi. Jika ada kekurangan, jangan berhenti untuk berusaha menutup kekurangan. Jika kalah dalam persaingan, jangan berhenti untuk berusaha menjadi juara lagi.
Bahkan, saat bisnis Anda bangkrut dan menyisakan utang, jangan berhenti untuk bangkit lagi. Selama Anda masih berusaha bangkit, Anda belum gagal. Anda hanya gagal saat Anda berhenti, diam, dan menyerah.

Do’akan Saudara Anda Agar Sukses Dalam Usahanya – Dijamin!

Kiat sukses usaha yang ketiga adalah mendo’akan saudara kita (saudara seiman) agar sukses dalam usahanya. Dan, triknya adalah jangan sampai saudara Anda mengetahui bahwa Anda mendo’akan mereka. Ini dahsyat dan dijamin berhasil karena Rasulullah
Saya sudah membahas di artikel khusus tentang kiat sukses ini, silahkan baca di Kiat Sukses Dahsyat dan Dijamin Berhasil
Mulai sekarang, silahkan do’akan saudara seiman kita agar berhasil dalam usahanya.

Kiat Yang Keempat Adalah: Miliki Ilmunya

Kata siapa sukses usaha harus bodoh? Kata orang bodoh mungkin. Saya mengenal pak Purdie Chandra, beliau itu jenius, tidak bodoh. Dia pintar mencari uang! Bagaimana dengan Om Bob Sadino? Sama, dia juga pintar mencari uang, dia pintar melihat peluang, dia pintar membangun bisnis. Buktinya bisa kita lihat sendiri.
Semua pebisnis sukses itu pintar, tidak ada yang bodoh. Mungkin dari segi pendidikan formal, ada yang tidak sekolah, tamat SD, atau SMP, namun dari segi ilmu bisnis mereka itu jagonya meski tidak di dapatkan dari pendidikan formal. Bisa dari pengalaman atau belajar kepada orang lain.
Kuncinya adalah jangan batasi ilmu itu dari pendidikan formal, meski pun itu adalah tidak jelek. Bukan… bukan ilmu yang membuat orang banyak pertimbangan sehingga tidak bertindak, tetapi sikap orang tersebut saja yang labil dan tidak berani mengambil keputusan. Jadi, jangan salahkan ilmu, sebab dalam Islam ilmu memiliki posisi yang tinggi.
Ilmu adalah hidupnya Islam dan Pilarnya Iman. Barangsiapa mengajari ilmu, maka Allah menyempurnakan pahalanya, dan barangsiapa belajar dan mengamalkan (ilmunya) maka Allah mengajarkannya sesuatu yang tidak diketahuinya” (HR. Abu Al-Syaikh).
Barangsiapa yang menghendaki kebaikan di dunia maka dengan ilmu. Barangsiapa yang menghendaki kebaikan di akhirat maka dengan ilmu. Barangsiapa yang menghendaki keduanya maka dengan ilmu.” (H.R. Bukhori dan Muslim)
Jadi, kata siapa ilmu itu tidak penting? Praktek itu penting, namun praktek tanpa ilmu, kita akan nyasar.
Produk: Bisnis Anti Gagal menjelaskan kiat sukses usaha lebih lengkap, bagaimana cara berpikir dan bertindak mulai dari mencari ide sampai mewujudkan ide tersebut. Jika Anda ingin kiat sukses usaha lebiih lengkap, miliki video Bisnis Anti Gagal.
Silahkan aplikasikan keempat kiat sukses usaha ini, insya Allah Anda akan berhasil membangun usaha yang membawa kebaikan dunia dan akhirat.
Panduan Lengkap Cara Membuat dan Mencapai Tujuan

Panduan Lengkap Cara Membuat dan Mencapai Tujuan


Untuk Hidup Yang Lebih Baik

 Panduan Lengkap Cara Membuat dan Mencapai Tujuan


Siapa pun ingin meraih hidup yang lebih baik. Namun masih banyak yang masih bingung, bagaimana caranya agar hidup lebih baik? Apa yang harus dilakukan? Bagaimana cara memulainya?
Dimulai dengan Tujuan. Jika Anda ingin lebih baik, dimulai dengan tujuan. Apa definisi “lebih baik” Anda? Nah definisi itulah yang dirumuskan dalam sebuah tujuan hidup.
Pada dasarnya, semua orang sudah memiliki tujuan, namun belum dirumuskan dengan baik. Perumusan tujuan akan membantu Anda mempermudah mencapainya, dalam arti hidup lebih baik. Memang ada orang yang bisa berhasil tanpa merumuskan tujuan. Perumusan tujuan akan mempermudah Anda meraih hidup yang lebih baik.
Artikel ini adalah panduan yang merupakan kompilasi berbagai artikel sebelumnya. Saya sertakan link-link artikel yang menjelaskan setiap tahapannya lebih jelas. Artikel ini memandu Anda agar memahami gambaran besar dalam membuat dan meraih tujuan.
Cara memanfaatkan artikel ini adalah:
  1. Baca artikel ini sampai selesai tanpa mengunjungi link-link yang disertakan sampai selesai.
  2. Setelah memahami gambaran besarnya, silahkan baca artikel-artikel yang linknya disertakan pada artikel ini secara berurutan atau sesuai keperluan Anda.

Dimulai Dengan Visi Yang Jelas

Visi adalah cetak biru atau gambaran hidup Anda dimasa mendatang. Tanpa visi yang jelas, Anda tidak akan punya arah hidup yang jelas. Visi juga menjadikan hidup Anda akan lebih bermakna.
Memiliki visi yang kuat, tegas, dan jelas akan menjadikan hidup Anda lebih bermakna, lebih termotivasi, dan lebih terarah (efektif) sehingga terhindar dari kesia-siaan. Hidup ini hanya sekali, maka jadikan bermakna.
Baca Juga

Memahami Pentingnya Membuat Tujuan

Anda tidak akan pernah mencapai tujuan Anda, jika tujuan Anda tidak ada. Anda akan sulit menacapai tujuan, jika tujuan Anda samar atau tidak jelas. Disinilah pentingnya sebuah tujuan, agar Anda bisa melangkah dengan jelas. Keberadaan tujuan akan menjadikan setiap langkah Anda bermakna, sebab akan mengarah kepada sesuatu yang berarti bagi hidup Anda.
Selangkapnya silahkan baca artikel ini:
Mengapa Harus Membuat Tujuan Pribadi?

Saatnya Membuat Tujuan

Sekarang, setelah memahami tentang visi dan pentingnya membuat tujuan, maka langkah selanjutnya adalah membuat tujuan. Jangan hanya menyebutkan “saya ingin kaya”. Pertanyaanya seberapa kaya Anda? “Saya ingin bermanfaat bagi sebanyak mungkin orang lain”. pertanyaanya adalaha apa manfaat yang akan Anda berikan? Apa saja manfaat yang akan diberikan? Sebarapa banyak target orang yang mau Anda beri? Kapan?
Kejelasan tujuan akan memudahkan Anda melangkah dan lebih terarah. Tujuan yang masih mengambangan akan menjadikan tindakan Anda mengambang juga. Tujuan yang jelas dan tegas akan menjadikan Anda lebih jelas dan tegas pula dalam melangkah.
Bagaimana agar tujuan Anda tegas dan jelas, banyak orang yang menyebutnya dengan metode SMART. Selangkapnya tentang metode SMART bisa dibaca disini:
Membuat Tujuan dengan Metode SMART
Diharapkan sampai saat ini Anda sudah membuat tujuan. Jika belum, silahkan buat dulu.

Capailah Tujuan Anda!

OK sejauh ini anda sudah memahami bagaimana cara membuat tujuan. Bukan sekedar tujuan, tetapi tujuan yang jelas dan tegas. Tujuan yang memberdayakan dan lebih mudah untuk mencapainya. Namun, banyak orang yang membuat tujuan, tetapi tidak mencapainya? Jika Anda ingin mencapai tujuan Anda, silahkan lakukan tahapan berikut ini:

Langkah #1: Bangun Keyakinan Anda

Anda tidak akan pernah bisa meraih tujuan Anda jika Anda tidak yakin tujuan Anda akan tercapai. Cara memperkuat keyakinan sudah saya tulis dalam artikel berikut:
Memperkuat Keyakinan Anda Untuk Meraih Tujuan

Langkah #2: Mulailah Sekarang Juga

Salah satu hambatan mencapai tujuan adalah menunda-nunda. Anda harus mulai sekarang, sekali lagi SEKARANG. Maaf dengan huruf besar. Bukan bermaksud teriak atau marah, tetapi sebuah penekanan bahwa memulainya sekarang juga itu sangat penting. Jangan banyak alasan, mulailah sekarang untuk meraihnya. Jika Anda mengatakan besok, maka besok pun Anda akan mudah mengatakan besok.
Apa yang harus dilakukan saat memulai mencapai tujuan? Ini cara memulainya:
Cara Memulai Menggapai Tujuan

Langkah #3: Susunlah Strateginya

Sebelum membuat rencana, yang perlu Anda lakukan adalah menyusun strategi. Rencana dibuat berdasarkan strategi yang sudah Anda susun, kemudian nantinya dirinci menjadi sebuah rencana.
Mengapa harus repot menyusun strategi segala?  Langsung action saja? Ya, memang kita harus action? Tapi tindakan apa? Untuk meraih sukses itu Anda perlu bertindak dengan cara yang tepat. Nah, strategi akan menentukan tindakan yang tepat. Susunlah strateginya. Nich baca artikelnya:
5 Strategi Mewujudkan Tujuan Anda
Jika menurut Anda tidak usah repot dengan strategi, mau langsung action, maka saran saya tutup artikel ini dan silahkan langsung action. Bukan protes.
Jika Anda mau menyusun dulu strategi tindakan Anda, silahkan baca. Panduan Lengkap Cara Membuat dan Mencapai Tujuan

Langkah #4: Buatlah Rencana

Seperti disebutkan pada artikel diatas, bahwa cara memulai meraih tujuan adalah dengan membuat rencana. Buat rencana sekarang juga. Rencana itu adalah Jembatan Menuju Impian

Langkah #5: Jika Tujuan Anda Menantang

Saya sendiri suka tujuan menantang, bagaimana dengan Anda?
Jika tujuan Anda menantang, perlu perlakukan khusus. Perlakukan khusus itu pada diri anda, yaitu Anda harus berusaha menyesuaikan level diri Anda dengan level tujuan Anda. Kita tidak bisa meraih tujuan kita, jika kita tidak meningkatkan kemampuan kita. Saya sudah menulis panduannya untuk mencapai tujuan yang menantang. Silahkan baca di
Cara Mencapai Tujuan Yang Menantang

Langkah #6: Agar Tidak Gagal

Kunci agar Anda tidak gagal dalam meraih tujuan adalah keyakinan dan tidak berhenti. Bagaimana agar Anda tidak berhenti? Silahkan baca kedua artikel ini:
Agar Tidak Gagal Lagi Dalam Meraih Tujuan Hidup
Juga baca artikel ini:
Cara Mencapai Tujuan
Selamat membuat tujuan dan mencapainya, semoga hidup Anda menjadi lebih baik

Cara Menjaga Hubungan Jarak Jauh Dengan Pacar

Cara Menjaga Hubungan Jarak Jauh Dengan Pacar

No Comments


5 tips cara menjaga hubungan jarak jauh dengan pacar agar tetap harmonis dan langgeng


1. Menjaga Komunikasi Dengan Pacar Kunci utama untuk mempertahankan hubungan cinta jarak jauh adalah dengan mengadakan hubungan secara terus-menerus, seperti sms-an, telepon, email, chatting. Dengan frekuensi yang berkelanjutan, walaupun hanya bercerita mengenai hal yang membosankan, namun hal ini akan membuat jarak kamu dan pasangan kamu seperti di sebelah tembok walaupun pada faktanya kamu terpisah berkilo-kilo jauhnya

2. Berikan Perhatian Yang Lebih Kepada Pacar Kamu Jarak jauh bukan berarti kamu melupakan yang namanya perhatian. kamu dapat mencari tahu apa yang dia sukai, atau mengirim kata romantis, atau sekedar menanyakan kabar, apakah sehat atau sakit. Semakin kamu perhatian, maka pacar kamu akan merasa bahwa kamu juga memikirkannya, dan sekali lagi, walaupun dengan jarak jauh.

3. Kita Harus Tetap Semangat Walaupun kamu membina hubungan cinta jarak jauh, bukan berarti kemudian kamu menjadi lesu dan tak bersemangat dalam menjalani hidup, karena tidak ada si doi. Jika dulu sebelum kamu pacaran jarak jauh, kamu tidak sempat melakukan sesuatu, maka inilah kesempatan kamu untuk melakukannya, tentunya untuk hal yang positif dan tidak untuk menyakiti perasaan pasangan kamu

4. Tetap Rukun Terhadap Pacar Untuk pacaran jarak jauh, maka ponsel dan email adalah jalan utama untuk membina komunikasi. Jadi, jangan biarkan setitik api pun yang dapat menyulut perselisihan, hingga membuat masalah tambah rumit. Usahakan untuk tidak mengacuhkan sms, telepon ataupun email dari pasangan kamu dan berusaha untuk menyelesaikan masalah yang ada, bukan menggantungkan masalah

5. Kita Harus Bisa Pengertian Jika suatu ketika kamu dipersatukan kembali, maka pahamilah bahwa dirinya memerlukan adaptasi kembali untuk bersama kamu atau berada di lingkungan yang berbeda. Coba bicarakan apa yang sedang terjadi sehingga kamu dapat mengerti kehidupan pasangan kamu di lingkungan yang berbeda dengan kamu

Nah sobat semua itulah beberapa "Tips" dari saya tentang Menjaga Hubungan Jarak Jauh Dengan Pacar semoga dapat bermanfaat bagi kamu semua yang sedang menjalani hubungan jarak jauh dengan pacar atau kekasih kamu

Sedang seberapa persen kah menurut kalian hubungan jarak jauh akan berhasil, semua tergantung dari keseriusan kalian berdua dalam menghargai comitment yang disepakati bersama.
Tidak hanya dalam hubungan jarak jauh, dalam hubungan jarak dekatpun kalau tidak saling percaya dan saling menghargai tidak menjamin hubungan akan berhasil.
Pengendalian Diri

Pengendalian Diri

No Comments




Setiap manusia berusaha mengontrol apa yang ada di sekitarnya, namun yang paling sukar dikontrol adalah pribadi manusia itu sendiri.
Amsal 16:32
Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya melebihi orang yang merebut kota.
Kamus besar bahasa Indonesia pahlawan adalah orang yg menonjol karena keberanian dan pengorbanannya dalam membela kebenaran; pejuang yg gagah berani.
Amsal ditulis pada zaman dimana menundukan kota merupakan keberhasilan yang sangat luar biasa, namun Alkitab mengatakan bahwa bagi Tuhan keberhasilan itu tidak ada artinya dengan keberhasilan seseorang mengendalikan dirinya.
Kita tidak dapat menundukkan atau mengontrol sesuatu ataupun seseorang kalau kita tidak mampu mengontrol diri sendiri. Karena itu banyak kegagalan yang disebabkan ketidakmampuan untuk mengontrol diri sendiri, bahkan suatu bangsa bisa hancur jika penguasanya tidak bisa untuk mengontrol dirinya sendiri. Orang yang mampu mengendalikan dirinya otomatis dapat merebut kota tetapi org yang merebut kota belum tentu mampu mengendalikan dirinya.

Amsal 25:28
Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.
Seseorang yang tidak mempunyai penguasaan diri akan selalu rentan terhadap segala sesuatu yang menekan dirinya, orang itu tidak akan sanggup bertahan apabila menghadapi tantangan dan halangan dalam kehidupannya. Ketika orang tidak mampu mengendalikan dirinya maka ia akan memiliki respon yg salah terhadap masalah (perumpamaan mengenai wortel dan telur)
Salah satu karakteristik dari sikap kekanan-kanakan adalah tidak adanya penguasaan diri. Penguasaan diri bukanlah sesuatu yang dibawa sejak lahir, melainkan sesuatu yang harus dilatih dan dipelajari dalam proses pendewasaan diri. Karena itu, salah satu tanda menuju kedewasaan adalah kemampuan untuk mengendalikan diri.

Ada tiga aspek yang dapat kita pelajari untuk dapat mengendalikan diri. Ketiga aspek itu adalah :
  1. Menguasai Lidah
Dalam suratnya, Yakobus 3: 2 menyatakan bahwa barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang yang sempurna. Artinya orang yang sempurna adalah orang yang bisa mengendalikan perkataannya, dan lewat perkataannya dia pun mampu mengendalikan tubuhnya.

Alasan kita perlu menguasai lidah atau mulut anda adalah :
  • Karena Lidah Mengendalikan Hidup (Yakobus 3:3-4)
Yakobus menggunakan perumpamaan kekang pada mulut kuda untuk menjelaskan kuasa dari menjaga perkataan. Dengan mengendalikan lidah/perkataan, kita dapat mengendalikan tubuh kita. Untuk itu kita harus berhati-hati dengan perkataan kita.
Perumpamaan tentang kemudi pada kapal, menjelaskan bahwa lewat perkataan seseorang bisa menentukan kemana kehidupanmu berjalan. Kita harus memperhatikan perkataan yang keluar dari mulut kita, juga kepada siapa kita berbicara. Hal ini tidak bisa kita lakukan seorang diri, kita perlu meminta petunjuk Tuhan seperti yang dilakukan oleh Daud pada Mazmur 141:3.
  • Karena Lidah Dapat Menghancurkan Apa yang Sudah Dibangun (Yakobus 3:5-8)
Perkataanmu bisa menghancurkan reputasi, kepercayaan, hubungan bahkan masa depan seseorang dalam satu malam.
Dampak dari perkataan bisa terjadi secara beruntun, jadi perkataan yang sia-sia akan merusak sesuatu bahkan lebih jauh dari apa yang kita pikirkan. Bahkan Yakobus mengungkapkan bahwa semua binatang bisa dijinakkan, tapi tidak seorangpun dapat menjinakkan lidah (ayat 8).
  • Lidah Menunjukan Siapa Diri Kita Sebenarnya (Yakobus 3:11-12)
Perumpamaan mata air menceritakan bahwa apa yang keluar dari dalam perkataan seseorang mencerminkan apa yang ada di dalam hatinya. Jika seseorang mempunyai masalah dengan mulut dan perkataannya, maka permasalahan terletak pada hatinya. Jadi untuk memperbaikinya, anda harus menyembuhkan apa yang ada di hati anda.
Bahkan secara jasmani, kondisi lidah bisa menentukan kesehatan organ tubuh lain seseorang. Maka tidak aneh jika apa yang keluar lewat lidah (perkataan) merupakan gambaran kondisi hatimu.
2.       Menguasai Tubuh
Roma 12:1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati
Hal ini meliputi penguasaan diri dalam makanan, pekerjaan, pola hidup dan sebagainya.
Nafsu makan/seks/emosi itu sebenarnya baik, namun jika tidak dapat dikendalikan maka itu akan merusak kehidupan seseorang. Apapun yang dilakukan secara berlebihan akan merusak dirimu, jadi berlakulah seimbang.
1 Korintus 10:31, apapun yang kamu lakukan (makan/minum/dsb) lakukanlah itu untuk kemuliaan Tuhan.
3.       Menguasai Semua Sumber Daya Yang Tuhan Berikan
Hal ini meliputi kemampuan untuk mengontrol waktu, energi, uang atau semua yang Tuhan berikan.
Kita sering memboroskan sesuatu, sehingga justru pada saat kita membutuhkan kita tidak dapat melakukan apa yang seharusnya kita lakukan. Kelolalah dengan baik semua yang diberikan.

Berikut 4 hal yang harus dilakukan Agar Berhasil Meningkatkan Pengendalian Diri :
*Set a goal (1 Kor 9:26), harus punya target untuk mencapai sesuatu, lalu fokuslah!
*Practice self control (1 Kor 9 : 24-25), karena kita tidak dilahirkan dengan kemampuan untuk menguasai diri, maka kita harus berlatih.
*Discipline (1 Kor 9:26-27), kedisiplinan sangat dibutuhkan dalam latihan penguasaan diri.
*Get a Coach, cari orang yang bisa melatih, menuntun dan memperhatikan kita agar kita bisa sampai pada tujuan yang kita inginkan.

Things To Do For Anti and Karla: Menulis aktivitas dan banyaknya kata berkat yang diucapkan setiaphari selama 1 minggu :D


Come on, go extra miles!! :D

Rahasia kaya dari orang sukses

Rahasia kaya dari orang sukses

No Comments
Berkat rahmat Allah Yang Mahakuasa, saya dipertemukan dengan hamba-Nya yang satu ini. Beliau adalah seorang leader yang selalu mengayomi, memberikan bimbingan, semangat, inspirasi, ide dan gagasan segar. Beliau ekoseorang pemimpin yang mampu menggerakkan ratusan hingga ribuan anak buahnya. Beliau seorang guru yang memiliki lautan ilmu, yang selalu siap ditimba oleh anak-anaknya dan bagai tiada pernah habis.
Saat ini beliau memiliki berbagai macam bidang usaha, di antaranya sebagai supplier dan distribusi alat dan produk kesehatan, puluhan hektar tambak, puluhan hektar ladang, berpuluh rumah kos, ruko, stand penjualan di mall, apartemen dan lain-lain. Pernah saya mencoba menghitung, penghasilan beliau bisa mencapai Rp 1 Milyar per bulannya. Sebuah pencapaian luar biasa bagi saya dan kebanyakan orang lain.

Pertemuan antara saya dan beliau yang saya ceritakan di bawah ini terjadi beberapa tahun yang lalu, di saat penghasilan beliau masih berkisar Rp 200 juta per bulan. Bagi saya, angka ini pun sudah bukan main dahsyatnya. Sengaja saya tidak menyebutkan namanya, karena cerita ini saya publish belum mendapatkan ijin dari beliau. Kita ambil wisdomnya saja ya.
Suatu hari, terjadilah dialog antara saya dengan beliau di serambi sebuah hotel di Bandung . Saya ingat, beliau berpesan bahwa beliau senang ditanya. Kalau ditanya, maka akan dijelaskan panjang lebar. Tapi kalau kita diam, maka beliau pun akan “tidur”. Jadilah saya berpikir untuk selalu mengajaknya ngobrol. Bertanya apa saja yang bisa saya tanyakan.
Sampai akhirnya saya bertanya secara asal, “Pak, Anda saat ini kan bisa dibilang sukses. Paling tidak, lebih sukses daripada orang lain. Lalu menurut Anda, apa yang menjadi rahasia kesuksesan Anda?”
Tak dinyana beliau menjawab pertanyaan ini dengan serius.
” Ada empat hal yang harus Anda perhatikan,” begitu beliau memulai penjelasannya.
RAHASIA PERTAMA
“Pertama. Jangan lupakan orang tuamu, khususnya ibumu. Karena ibu adalah orang yang melahirkan kita ke muka bumi ini. Mulai dari mengandung 9 bulan lebih, itu sangat berat. Ibu melahirkan kita dengan susah payah, sakit sekali, nyawa taruhannya. Surga di bawah telapak kaki ibu. Ibu bagaikan pengeran katon (Tuhan yang kelihatan).
Banyak orang sekarang yang salah. Para guru dan kyai dicium tangannya, sementara kepada ibunya tidak pernah. Para guru dan kyai dipuja dan dielukan, diberi sumbangan materi jutaan rupiah, dibuatkan rumah; namun ibunya sendiri di rumah dibiarkan atau diberi materi tapi sedikit sekali. Banyak orang yang memberangkatkan haji guru atau kyainya, padahal ibunya sendiri belum dihajikan. Itu terbalik.
Pesan Nabi : Ibumu, ibumu, ibumu… baru kemudian ayahmu dan gurumu.
Ridho Allah tergantung pada ridho kedua orang tua. Kumpulkan seribu ulama untuk berdoa. Maka doa ibumu jauh lebih mustajabah.” Beliau mengambil napas sejenak.
RAHASIA KEDUA
“Kemudian yang kedua,” beliau melanjutkan. “Banyaklah memberi. Banyaklah bersedekah. Allah berjanji membalas setiap uang yang kita keluarkan itu dengan berlipat ganda. Sedekah mampu mengalahkan angin. Sedekah bisa mengalahkan besi. Sedekah membersihkan harta dan hati kita. Sedekah melepaskan kita dari marabahaya. Allah mungkin membalas sedekah kita dengan rejeki yang banyak, kesehatan, terhindarkan kita dari bahaya, keluarga yang baik, ilmu, kesempatan, dan lain-lain.
Jangan sepelekan bila ada pengemis datang meminta-minta kepadamu. Karena saat itulah sebenarnya Anda dibukakan pintu rejeki. Beri pengemis itu dengan pemberian yang baik dan sikap yang baik. Kalau punya uang kertas, lebih baik memberinya dengan uang kertas, bukan uang logam. Pilihkan lembar uang kertas yang masih bagus, bukan yang sudah lecek. Pegang dengan dua tangan, lalu ulurkan dengan sikap hormat kalau perlu sambil menunduk (menghormat) . Pengemis yang Anda beri dengan cara seperti itu, akan terketuk hatinya, ‘Belum pernah ada orang yang memberi dan menghargaiku seperti ini.’ Maka terucap atau tidak, dia akan mendoakan Anda dengan kelimpahan rejeki, kesehatan dan kebahagiaan.
Banyak orang yang keliru dengan menolak pengemis yang mendatanginya, bahkan ada pula yang menghardiknya. Perbuatan itu sama saja dengan menutup pintu rejekinya sendiri.
Dalam kesempatan lain, ketika saya berjalan-jalan dengan beliau, beliau jelas mempraktekkan apa yang diucapkannya itu. Memberi pengemis dengan selembar uang ribuan yang masih bagus dan memberikannya dengan dua tangan sambil sedikit membungkuk hormat. Saya lihat pengemis itu memang berbinar dan betapa berterima kasihnya.
RAHASIA KETIGA
“Allah berjanji memberikan rejeki kepada kita dari jalan yang tidak disangka-sangka, ” begitu beliau mengawali penjelasannya untuk rahasia ketiganya. “Tapi sedikit orang yang tahu, bagaimana caranya supaya itu cepat terjadi? Kebanyakan orang hanya menunggu. Padahal itu ada jalannya.”
“Benar di Al Quran ada satu ayat yang kira-kira artinya : Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya diadakan-Nya jalan keluar baginya dan memberinya rejeki dari jalan/pintu yang tidak diduga-duga” , saya menimpali (QS Ath Thalaq 2-3).
“Nah, ingin tahu caranya bagaimana agar kita mendapatkan rejeki yang tidak diduga-duga? ,” tanya beliau.
“Ya, bagaimana caranya?” jawab saya. Saya pikir cukup dengan bertaqwa, menjalankan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya, maka Allah akan mengirim rejeki itu datang untuk kita.
“Banyaklah menolong orang. Kalau ada orang yang butuh pertolongan, kalau ketemu orang yang kesulitan, langsung Anda bantu!” jawaban beliau ini membuat saya berpikir keras. “Saat seperti itulah, Anda menjadi rejeki yang tidak disangka-sangka bagi orang itu. Maka tentu balasannya adalah Allah akan memberikan kepadamu rejeki yang tidak disangka-sangka pula.”
“Walau pun itu orang kaya?” tanya saya.
“Ya, walau itu orang kaya, suatu saat dia pun butuh bantuan. Mungkin dompetnya hilang, mungkin ban mobilnya bocor, atau apa saja. Maka jika Anda temui itu dan Anda bisa menolongnya, segera bantulah.”
“Walau itu orang yang berpura-pura? Sekarang kan banyak orang jalan kaki, datang ke rumah kita, pura-pura minta sumbangan rumah ibadah, atau pura-pura belum makan, tapi ternyata cuma bohongan. Sumbangan yang katanya untuk rumah ibadah, sebenarnya dia makan sendiri,” saya bertanya lagi.
“Ya walau orang itu cuma berpura-pura seperti itu,” jawab beliau. “Kalau Anda tanya, sebenarnya dia pun tidak suka melakukan kebohongan itu. Dia itu sudah frustasi karena tidak bisa bekerja atau tidak punya pekerjaan yang benar. Dia itu butuh makan, namun sudah buntu pikirannya. Akhirnya itulah yang bisa dia lakukan. Soal itu nanti, serahkan pada Allah. Allah yang menghakimi perbuatannya, dan Allah yang membalas niat dan pemberian Anda.”
RAHASIA KEEMPAT
Wah, makin menarik, nih. Saya manggut-manggut. Sebenarnya saya tidak menyangka kalau pertanyaan asal-asalan saya tadi berbuah jawaban yang begitu serius dan panjang. Sekarang tinggal satu rahasia lagi, dari empat rahasia seperti yang dikatakan beliau sebelumnya.
“Yang keempat nih, Mas,” beliau memulai. “Jangan mempermainkan wanita”.
Hm… ini membuat saya berpikir keras. Apa maksudnya. Apakah kita membuat janji dengan teman wanita, lalu tidak kita tepati? Atau jangan biarkan wanita menunggu? Seperti di film-film saja.
“Maksudnya begini. Anda kan punya istri, atau suami. Itu adalah pasangan hidup Anda, baik di saat susah maupun senang. Ketika Anda pergi meninggalkan rumah untuk mencari nafkah, dia di rumah menunggu dan berdoa untuk keselamatan dan kesuksesan Anda. Dia ikut besama Anda di kala Anda susah, penghasilan yang pas-pasan, makan dan pakaian seadanya, dia mendampingi Anda dan mendukung segala usaha Anda untuk berhasil.”
“Lalu?” saya tak sabar untuk tahu kelanjutan maksudnya.
“Banyak orang yang kemudian ketika sukses, uangnya banyak, punya jabatan, lalu menikah lagi. Atau mulai bermain wanita (atau bermain pria, bagi yang perempuan). Baik menikah lagi secara terang-terangan, apalagi diam-diam, itu menyakiti hati pasangan hidup Anda. Ingat, pasangan hidup yang dulu mendampingi Anda di kala susah, mendukung dan berdoa untuk kesuksesan Anda. Namun ketika Anda mendapatkan sukses itu, Anda meninggalkannya. Atau Anda menduakannya. “
Oh… pelajaran monogami nih, pikir saya dalam hati.
“Banyak orang yang lupa hal itu. Begitu sudah jadi orang besar, uangnya banyak, lalu cari istri lagi. Menikah lagi. Merasa “keadilan” yang dikatakan Al Qur’an hanya berupa keadilan material. Rumah tangganya jadi kacau. Ketika merasa ditinggalkan, pasangan hidupnya menjadi tidak rela. Akhirnya uangnya habis untuk biaya sana-sini. Banyak orang yang jatuh karena hal seperti ini. Dia lupa bahwa pasangan hidupnya itu sebenarnya ikut punya andil dalam kesuksesan dirinya,” beliau melanjutkan.
Hal ini saya buktikan sendiri, setiap saya datang ke rumahnya yang di Waru Sidoarjo, saya menjumpai beliau punya 1 istri, 2 anak laki-laki dan 1 anak perempuan.
Pintar Saja Belum tentu Sukses...Kenali Sebab Kegagalan Anda...!!

Pintar Saja Belum tentu Sukses...Kenali Sebab Kegagalan Anda...!!

No Comments
Pernahkah anda merasa heran terhadap salah seorang teman anda sewaktu di sekolah atau di kuliah dulu yang terlihat begitu pandai dan cerdas namun dia murung,bersedih dan merutuki nasib karena masa depannya yang suram?,atau terhadap teman yang lain yang kelihatannya dahulu sewaktu di sekolah atau kuliah selalu menjadi buah bibir karena kebodohannya,tapi sekarang secara misterius dia bisa tertawa lebar karena telah berhasil mendulang kesuksesan..?
Yah…kita semua sepakat,selain faktor kepandaian ada faktor penting lain yang akan menyebabkan seorang bisa mendulang kesuksesannya.Salah satunya faktor “Lucky” ini mungkin faktor yang tidak bisa didapatkan disembarang tempat.Termasuk di bangku sekolah,karena ini adalah wilayah prerogatif Tuhan yang Maha Menentukan.
Tetapi alangkah baiknya jika kita tidak serta merta menyalahkan “Takdir”,selama kita belum mampu mengenali sebab-sebab kegagalan kita.
Dibawah ini hasil dari Survei yang dilakukan terhadap 200 orang pintar di Amerika,paling tidak ada empat hal penting yang menjadi penyebab kegagalan mereka.
# Tidak Cocok
Ternyata sebuah kesuksesan itu memerlukan kecocokan antara kemampuan,bakat,kepentingan,keinginan,kepribadian,dan nilai-nilai dalam setiap usaha yang kita lakukan.
Bila kita merasa tidak nyaman,tidak cocok dengan pekerjaan yang kita lakukan sekarang.Ada baiknya jika kita membulatkan tekad untuk segera mengakhirinya dan bergegas keluar.Hal ini tentu harus ada resiko yang menjadi tanggung jawab kita.Pertanyaannya Siapkah Anda dengan resiko yang anda ambil..?
# Tidak Ada Komitmen
Sesuatu yang dilakukan setengah-setengah akan memperbesar kemungkinan sebuah kegagalan.Suatu tujuan perlu dibarengi dengan tekad,semangat,dan komitmen yang kuat untuk mencapainya.Kekuran yakinan kita terhadap kemampuan yang kita miliki seringkali menjadi penyebabnya.Maka dari itu kita harus membuang rasa minder,takut,bimbang,dan kesan negatif terhadap diri kita sendiri,lalu gantikan dengan kesan positif yang membangun untuk mendukung proses kesuksesan kita.
# Kurang Fokus
Terlalu banyak yang hendak kita tuju,terlalu banyak impian,keinginan,dan kegiatan,agaknya juga memberikan efek yang tidak baik untuk kita bisa cepat sukses,jika kita tidak bisa mengerjakannya dengan baik.
Fokuskan diri terhadap apa yang paling baik kita lakukan sekarang,sadarilah bahwa kita punya keterbatasan.Tetapkan prioritas dan segera susun agenda kesuksesan kita.
# Kemalangan
Siapapun tidak bisa menolak adanya takdir,entah itu takdir baik atau buruk.Dan siapakah pula yang bisa menolak ketika kemalangan itu harus menimpa kita..?
Janganlah menyalahkan Tuhan,orang lain atau diri sendiri.Tapi kita harus ingat,meskipun kita tidak bisa menolak kemalangan itu,namun akan selalu ada jalan untuk memperbaikinya.



Pada akhirnya, kegagalan bukanlah ‘jalan buntu’ untuk mencapai sukses. 
Kesempatan datang silih berganti. Jika hari ini Anda gagal, mungkin 
besok Anda akan sukses. Jika Anda mampu berpikir jernih mengenai kegagalan 
dan menyadari bahwa dalam hidup ini selalu ada pilihan, Anda akan bisa 
menyikapi sebuah kegagalan sebagai pelajaran yang berharga. Ingat, tak 
ada orang yang lebih bodoh selain tidak bisa memetik pelajaran dari 
sebuah kegagalan.
Salam Sukses selalu…